
Belasan Pelajar Bawa Celurit Sweeping Angkot
JawaPos.com - Belasan pelajar melakukan aksi sweeping angkot di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Selasa (14/2), sekitar pukul 07.30 WIB. Beruntung, salah seorang anggota polisi yang berada di sekitar lokasi kejadian mengamankan bocah yang seharusnya belajar itu.
Kasubbag Humas Polres Cianjur, AKP Warsono menjelaskan, belasan pelajar yang terjaring langsung ditangani oleh Kasat Binmas Polres Cianjur. Saat digeledah, polisi menemukan puluhan senjata tajam dari tangan para pelajar. Bahkan, ada senjata tajam yang disembunyikan dibalik seragam.
“Beruntung saat itu aksi mereka mendapat perlawanan dari para sopir angkot. Ditemukan ada gear, golok, celurit dan senjata tajam lainnya. Langsung kami amankan dan kami data para pelajar tersebut agar nanti pihak sekolah dan orang tua para pelajar bisa menindaklanjuti,” kata Warsono kepada Radar Cianjur (Jawa Pos Group).
Kapolsek Cilaku AKP Nanang Suherman menambahkan, bukan kali ini saja aksi tawuran pelajar terjadi di wilayahnya. Kamis-Jumat (9-10/2) lalu, sempat diamankan pula pelajar dari dua SMK yang hendak tawuran di wilayah hukum Polsek Cilaku. Beruntung aksi tersebut bisa digagalkan.
“Ada kurang lebih 40 siswa yang kami amankan. Ironisnya, mereka diamankan pada saat jam pelajaran. Bukannya berada di kelas, belajar, ini malah mau tawuran. Anehnya, guru dari salah satu SMK terkesan cuek, tidak mencari siswanya, padahal saat itu masih jam pelajaran,” kesal Nanang.
Nanang menyayangkan kian maraknya tawuran tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh guru, kepala sekolah maupun elemen dunia pendidikan lainnya dalam mengatasi permasalahan tawuran pelajar di Cianjur. Padahal pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai cara agar tawuran pelajar tak terjadi lagi, seperti mengundang pihak sekolah seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah ataupun guru ke Mapolsek Cilaku.
“Pihak sekolah sudah ada yang kita panggil supaya berkomitmen jangan sampai ada tawuran pelajar lagi. Tapi, sampai kini baru salah satu sekolah yang memenuhi panggilan kami. Selain itu, kita sudah sering datang ke sekolah-sekolah yang sering tawuran, malah sampai jadi pembina upacara,” tuturnya.
Anang mengaku bakal menyambangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk berdialog seraya merumuskan langkah antisipasi, guna menekan angka tawuran pelajar di Cianjur, khususnya di wilayah hukum Polsek Cilaku.
“Ini pemerintahnya juga harus turun tangan. Kalau hanya pihak kepolisian saja tidak akan cukup. Perlu kerja sama yang baik antar elemen agar tidak terus-terusan terjadi tawuran pelajar. Mereka itu kan generasi penerus bangsa,” tandasnya. (pj/lan/yuz/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
