
Kekurangan Pengerjaan Puskesmas Gending, Gresik
JawaPos.com – Penantian warga akan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) yang nyaman sudah bisa dirasakan. Sejumlah puskesmas sudah menempati gedung baru. Di antaranya, Puskesmas Ujungpangkah dan Sembayat.
Pengerjaan dua puskesmas tersebut selesai Desember lalu. Namun, masih ada sedikit perbaikan di Puskesmas Sembayat. Yaitu, di bagian plafon dan keramik. Berdasar hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 27 Desember 2016, kekurangan volume pekerjaan hanya Rp 13 juta. Perbaikan sudah dilakukan PT RKB Januari lalu. Dengan begitu, puskesmas di jalur pantai utara (pantura) itu bisa menempati gedung baru awal bulan ini. ’’Sekarang sudah bagus. Jadi lebih nyaman,’’ kata Robiq Sunandar, warga Sembayat, Selasa (14/2).
Berbeda dengan Puskesmas Gending. Harapan warga setempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang nyaman masih sebatas angan-angan. Hingga kini, gedung baru puskesmas di Jalan Veteran itu belum ditempati.
Merujuk hasil audit BPK, ada sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki. Masing-masing lima item di lantai 1 dan 2 (lihat grafis). Total kekurangan volume pekerjaan yang harus dipenuhi CV BM mencapai Rp 110 juta.
Untuk sementara, pelayanan puskesmas masih dilangsungkan di ruko Jalan Kapten Dulasim. Keterbatasan ruang pelayanan kerap membuat pengunjung mengeluh. ’’Ruangannya sempit,’’ kata Mahmudah, pengunjung puskesmas.
Kondisi ruko yang ditempati tergolong sempit. Gedung tersebut memiliki tiga lantai. Ukurannya sekitar 6 x 8 meter. Tidak ada sekat, pihak puskesmas menggunakan tirai sebagai pembatas ruangan. Di lantai 1, misalnya. Ruangan tersebut terbagi menjadi tiga bagian. Yakni, pelayanan administrasi, poli umum dengan satu bed untuk pemeriksaan, serta ruang farmasi. Kursi di ruang tunggu hanya berjarak satu meter dengan poli umum dan ruang farmasi. Pembatasnya hanya tirai. Di lantai 2, ruang periksa jadi satu dengan laboratorium.
Mahmudah menilai pelayanan petugas puskesmas sudah baik. Namun, sempitnya gedung membuat pasien atau pengunjung tidak nyaman. ’’Pas nunggu kadang-kadang ada petugas yang lalu-lalang. Tapi, mau bagaimana lagi,’’ tuturnya.
Perempuan 44 tahun tersebut berharap puskesmas segera pindah ke gedung baru. Dengan begitu, warga bisa menikmati layanan yang nyaman. ’’Sudah tahu, gedung barunya bagus kok. Tapi belum ditempati,’’ ungkap warga Indro tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik Bambang Isdianto belum bisa dikonfirmasi. Ketika ditemui di kantornya siang itu, pihaknya tidak ada di tempat.
Berdasar informasi, hanya gedung Puskesmas Gending yang belum diserahkan ke dinas kesehatan (dinkes). Sebab, masih ada perbaikan yang harus diselesaikan. ’’Jadi belum bisa ditempati,’’ ucap sumber di internal dinkes. (adi/c15/ai/sep/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
