
Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar
JawaPos.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar membantah tudingan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono terkait pemberian grasi oleh pemerintahan Jokowi-JK, bernuansa politis.
Antasari menyebut tuduhan bahwa grasi yang diberikan pemerintah buat menjegal Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI adalah fitnah.
"Apa yang dituduhkan pak sby kepada pemerintah memberi grasi kepada saya untuk menjegal putra nya di pilgup DKI adalh fitnah yg sgt keji," ujar dia lewat akun twitter @Antasari_Azhar, Selasa (14/2) malam.
Dalam kesempatan itu, Antasari juga meminta aparta penegak hukum serius mengungkap kasus dugaan kriminalisasi terhadap dirinya. "Jika para penegak hukumTidak bergerak akan saya ungkap semuanya di media Sy siap memberikan bukti bukti lengkap," cuit dia.
Sebelumnya, saat dimintai keterangan di Bareskrim siang kemarin, Antasari mengungkap pernyataan mengejutkan ihwal kasus pembunuhan yang menjeratnya. Antasari menilai SBY lah orang yang mengkriminalisasi dirinya sehingga masuk bui.(mam/JPG)

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
