Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 13.39 WIB

Diwarnai Kegagalan Penalti Aubameyang, Dortmund Tumbang 0-1 dari Benfica

Borussia Dortmund kalah 0-1 di kandang Benfica ditandai kegagalan Pierre-Emerick Aubameyang mengeksekusi penalti - Image

Borussia Dortmund kalah 0-1 di kandang Benfica ditandai kegagalan Pierre-Emerick Aubameyang mengeksekusi penalti

JawaPos.com - Borussia Dortmund mengakhiri laga di markas Benfica pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions 2016-2017, Rabu (15/2) dini hari WIB, dengan kekalahan. Gol tunggal Kostas Mitroglou pada menit 48 membuat Dortmund pulang dengan tertunduk lesu. 


Lebih mengecewakan lagi, Dortmund gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit 58. Tendangan penalti yang dieksekusi Pierre-Emerick Aubameyang mampu digagalkan kiper Benfica, Ederson. 


Ini merupakan pertemuan ketiga bagi kedua klub dalam sejarahnya. Benfica pun menegaskan selalu menang saat menjamu Dortmund di Estadio da Luz. Sebelumnya, pada Liga Champions 1963-1964 saat masih bernama Piala Champions, Benfica juga menang atas Dortmund di Da Luz dengan skor 2-1. 


Namun, Benfica pernah kalah telak 0-5 saat berkunjung ke kandang Dortmund. Itu terjadi pada leg kedua 8-besar Liga Champions 1963-1964. Mereka dipermak 0-5 di markas Die Borussen - julukan Dortmund. 


Artinya, Benfica tak boleh terlalu berpuas diri dengan kemenangan 1-0 ini. Mereka punya sejarah buruk saat melakoni leg kedua di kandang Dortmund. Di satu sisi, kekalahan 0-1 ini bagi Dortmund bukan berarti kiamat. Tim asuhan Thomas Tuchel itu masih memiliki kans besar untuk membalikkan keadaan. 


Terlepas dari itu, kemenangan Benfica bisa dikatakan berkat Dewi Fortuna. Maklum saja, sepanjang laga tim asuhan Rui Vitoria itu terus ditekan. Luisao cs hanya mampu melakukan penguasaan bola sebanyak 35%. Bandingkan dengan Dortmund yang begitu dominan saat memegang bola dengan 65%. 


Tak hanya itu, Benfica pun hanya melepaskan 2 tembakan! Satu on target dan satu meleset. Namun, dari satu on target itu berhasil mengoyak jala gawang Roman Burki. Sementara, Dortmund sangat garang dalam melakukan serangan. Ini berbanding lurus dengan penguasaan bola yang mereka lakukan. Marco Reus cs mampu melepaskan 11 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran. Namun, tak ada gol yang tercipta. 


Bisa dibilang Benfica tampil efektif meski tak lepas dari keberutungan. Mitroglou, penyerang berdarah Yunani, menjebol gawang Dortmund lewat kaki kiri usai menerima umpan dari kapten tim, Luisao. Itu merupakan gol ke-13 dia dalam 13 laga terakhir bersama Benfica di semua ajang. 


Dalam laga ini pula, Luisao meraih milestone tersendiri. Dia memainkan laga ke-500 selama berkostum Benfica di semua ajang. Defender asal Brasil tersebut memang menjadi sosok setia di Da Luz.


Susunan Pemain


Benfica: 1-Ederson, 4-Luisao, 14-Victor Lindelof, 19-Eliseu, 5-Ljubomir Fejsa, 15-Andre Carrillo (6-Augusto 46), 18-Eduardo Salvio, 50-Nelson Semedo, 11-Kostas Mitroglou (9-Raul Jimenez 75), 21-Pizzi, 27-Rafael Silva (22-Franco Cervi 67)


Pelatih: Rui Vitoria


Borussia Dortmund: 38-Roman Burki, 5-Bartra, 13-Raphael Guerreiro (22-Pulisic 82'), 25-Sokratis Papastathopoulos, 26-Łukasz Piszczek, 29-Marcel Schmelzer, 37-Erik Durm, 33-Julian Weigl, 7-Ousmane Dembélé, 11-Marco Reus (27-Castro 82'), 17-Pierre-Emerick Aubameyang (21-Andre Schuerrle 62')


Pelatih: Thomas Tuchel



(epr/JPG)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore