
Petugas BNN) Kepri mengiring empat tersangka penyelundupan sabu seberat 1 kg dari Tanjung Balai Karimun di Pelabuhan Ferry Harbourbay, Batuampar, Selasa (14/2).
JawaPos.com - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri meringkus empat orang penumpang kapal relasi Dumai (Riau) tujuan Tanjungbalai (Kepri), Selasa (14/2) sore. Keempat penumpang itu dibekuk lantaran diketahui membawa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1 kg.
Mereka ditangkap begitu tiba di Tanjungbalai Karimun. Setelah diinterogasi, empat orang itu langsung digiring ke Batam melalui pelabuhan Harbourbay, Batuampar, pukul 17.00 WIB.
Kabid Pemberantasan BNNP Kepri Bubung Pramiadi membenarkan penangkapan tersebut. "Benar, mereka kita amankan di Karimun siang tadi. Mereka berangkat dari Dumai," ujarnya singkat seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (15/2).
Akan tetapi empat penumpang yang diringkus itu belum diketahui perannya. Apakah sebagai kurir atau pengedar. "Nanti saja ya, kita lakukan penyelidikan terlebih dahulu," imbuhnya. (cr1/iil/JPG)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
