
Ilustrasi
JawaPos.com – Bebas minta barang apa saja. Keuntungan itulah yang didapat Susan saat menjadi pacar sewaan. Cowok yang dipilih tentu tidak asal-asalan. Susan hanya mau menjadi pacar sewaan laki-laki kelas menengah ke atas. Barang-barang tersebut juga sebagai penunjang saat dia menjadi pacar sewaan. ’’Nggak mungkin kan aku pakai tas atau sepatu yang biasa-biasa aja, nanti dia malu sendiri,’’ katanya.
Persyaratan tersebut, lanjut Susan, di luar tarif sebagai pacar sewaan. Untuk hitungan biaya per jam, Susan mendapatkan upah Rp 100 ribu. Bahkan, Susan sering mendapat upah yang lebih besar dibandingkan tarifnya. Hal tersebut bergantung permintaan kliennya. Terutama terkait dengan kontak fisik. Misalnya, bergandengan tangan, peluk, hingga ciuman. ’’Lebih mahal pastinya,’’ tuturnya.
Sebelum datang ke sebuah tempat, Susan mendapatkan pengarahan dari kliennya. Skenario tersebut termasuk salah satu perjanjian yang disepakati di awal. Misalnya, saat bertemu dengan mantan pacar kliennya, Susan harus berpura-pura memeluk. Nah, kalau kejadian di luar perjanjian awal, Susan meminta bayaran lebih. ’’Orangnya kasih uang di awal, baru lebihannya bisa kasih di akhir,’’ ungkap perempuan 26 tahun tersebut. Dengan begitu, Susan tidak akan dirugikan.
Susan mengatakan sering disewa untuk diajak ke acara keluarga. Tujuannya rata-rata agar si klien batal dijodohkan orang tuanya. ’’Ada juga sih yang buat mutusin pacarnya,’’ ungkapnya.
Bagi Susan, menjadi pacar sewaan ibarat bermain peran dalam sebuah drama. Karena itu, dia harus mengenal kliennya sebelum memerankan lakon menjadi pacar sewaan. ’’Jangan sampai belum pernah ketemu langsung jadi pacar sewaan,’’ ucap perempuan asal Surabaya tersebut.
Ketentuan itu setara dengan risiko yang akan dihadapi. Apalagi saat dia diminta berakting agar si klien bisa memutuskan pacar aslinya. Dia punya pengalaman tidak enak mengenai hal tersebut. Susan langsung dilabrak saat bertemu di sebuah tempat setelah acara. ’’Kaget ya, dia langsung tampar saya,’’ ungkapnya. Karena itu, Susan kini lebih berhati-hati.
Begitu juga saat klien ingin agar perjodohannya dibatalkan. Susan biasanya dicecar berbagai pertanyaan oleh keluarga kliennya. Bobot, bibit, dan bebet ditanya secara detail. ’’Ya kayak hafalan, sesuai dengan permintaan klien,’’ tuturnya. Yang paling susah, Susan harus bisa meyakinkan keluarga klien bahwa dirinya adalah pacar sungguhan. Awalnya, dia mengaku sempat nervous. Namun, lambat laun Susan paham akan ritme pertanyaan keluarga.
Susah-susah gampang. Itulah yang dirasakan Susan saat menjadi pacar sewaan. Dia harus menjaga perasaannya sendiri. Jangan sampai terbawa perasaan (baper). Pernah suatu ketika Susan jatuh cinta kepada kliennya. Dampaknya otomatis panjang. Susan pun merasa dirugikan. ’’Sejak itu saya mulai hati-hati,’’ jelasnya.
Susan harus pintar bagi-bagi waktu. Saat berperan menjadi pacar A, dia harus memberikan jeda panjang sebelum menerima permintaan klien B. Tujuannya, menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi. Terutama untuk permintaan di Surabaya. ’’Kalau ke luar Surabaya sih aman-aman aja,’’ paparnya.
Karena itu, banyaknya order tidak bergantung pada momen tertentu. Misalnya, Valentine’s Day. Kapan saja, kalau dirasa tepat, Susan akan menerima tawaran tersebut. Banyak jenis permintaan penyewa. Tidak sekadar dibawa ke sebuah acara, Susan juga harus memerankan lakon dalam media sosial. ’’Ada itu with siapa. Cuma sekadar pamer foto aja sih,’’ ujar perempuan kelahiran 20 Agustus 1990 itu.
Hal tersebut termasuk sepaket saat dia menjadi pacar sewaan. Permintaan itu dilakukan di awal perjanjian. Susan mengaku, perjanjian tersebut tidak bersifat formal. ’’Perjanjian lewat lisan aja dan bayar di awal,’’ ungkap anak pertama dari tiga bersaudara tersebut. (bri/c15/oni/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
