
Ilustrasi
JawaPos.com - Nahas menimpa Suci Ramadani (18), seorang mahasiswi FKIP Uncen yang tewas setelah tak mampu mengendalikan motornya dan terjembab ke bawah truk. Korban tewas seketika dengan kondisi luka parah di bagian kepala.
Dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), polisi hingga kini masih mencari tahu kendaraan apa saja yang terlibat dari kecelakaan ini mengingat informasi awalnya menyebutkan korban tersenggol lebih dulu sebelum terjatuh.
Dari keterangan yang diperoleh, kejadian naas ini terjadi Sabtu (11/2) sekitar pukul 08.20 WIT di Jl Raya Abepura, tepatnya depan Kantor Pos Abepura dimana saat itu korban menggunakan motor Honda Scoopy yang belum memiliki plat nomor, bergerak dari arah Abepura menuju Waena untuk menghadiri acara pernikahan keluarganya di Padang Bulan, Waena.
Saat itu korban melintas di depan Kantor Pos Abepura sambil membonceng seorang ibu bernama Lili (38) dan hendak melambung truk di depannya dan tiba-tiba motor korban tersenggol motor lain dari arah belakang dan korban terjatuh ke bawah truk B 9032 BDH yang dikemudikan oleh Ya (36). Korban jatuh tepat di tengah bak truk (sebelum ban belakang).
Korban, Suci sendiri meninggal di lokasi kejadian sedangkan penumpangnya yang dibonceng selamat. “Kami masih menyelidiki motor apa yang bersenggolan dengan motor korban sebab penyebab motor korban jatuh karena bersenggolan dan pengendara motor tersebut langsung melarikan diri,” kata Kapolsek Abepura, Kompol Arnolis Korowa.
Informasi lain diperoleh bahwa korban baru satu bulan lebih belajar motor dan saat kejadian diduga tak mampu menguasai motornya dan terjatuh. Kapolsek Arnolis Korowa menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi siapa saja sebab kecelakaan yang hanya luka biasa hingga mengakibatkan tewas tidak diketahui kapan terjadi.
“Untuk kasus ini masih kami selidiki motor yang disebutkan bersenggolan dan pengemudi truk sendiri tidak tahu jika ada motor yang bersenggolan dan terjatuh karena posisinya sedang dilambung. Saya mau katakan bahwa ini pelajaran bagi orang tua yang punya anak untuk berpikir lagi memberikan keleluasaan anaknya dalam berkendara. Kita tak ingin kejadian serupa terjadi lagi,” imbuhnya. (ade/nat/sad/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
