Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 06.30 WIB

Dikira Patung, Setelah Didekati Ternyata Mayat Tenggelam

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Tubuh seorang pelajar SMK Negeri 1 Tikep, Sahrul Surapati, 17, ditemukan mengambang di kedalaman 1,9 meter Pelabuhan Trikora, Kelurahan Goto. Ia diduga tenggelam saat tengah berenang.

Mayat Sahrul ditemukan oleh seorang anggota Polres Tidore Brigpol Akmal Maman pada Sabtu (11/2) sekira pukul 12.30. Saat itu, Akmal dan rekan-rekannya yang baru saja membantu pengecoran Masjid Arrahman Kelurahan Indonesiana hendak membersihkan diri di pantai dekat pelabuhan. Di dekat tanggul penahan ombak, Akmal berenang dan membersihkan material sisa pengecoran dari tubuhnya.

Namun alangkah terkejutnya ia saat menyelam dan melihat ke kedalaman. Sesosok tubuh tampak  di sana. Awalnya, Akmal menduga benda tersebut hanya sebuah patung. Setelah berenang lebih dekat untuk memastikan, ia menyadari temuannya adalah sesosok jasad manusia.

”Saat saya pastikan itu jasad, saya langsung panggil komandan saya dan rekan-rekan anggota. Namun mereka awalnya tidak percaya. Saya lalu meyakinkan mereka, dan kita sama-sama turun angkat jasad korban,” ungkap Akmal saat ditemui Malut Post di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kota Tikep.

Dilansir dari Malut Post (Jawa Pos Group), setelah dievakuasi, mayat tersebut langsung dilarikan ke RSD untuk diotopsi. Awalnya, identitas korban tidak diketahui. Barulah ketika salah satu rekan korban mengenalinya, keluarga korban di Kelurahan Goto lalu dihubungi.

Hadija Rina Sampuhe, 60, nenek korban lah yang mendatangi RSD. Saat mengenali jasad yang terbungkus kantung mayat tersebut adalah cucunya, wanita tua itu langsung menangis histeris. Raut kesedihan yang mendalam tak dapat ia sembunyikan.

Selama hidupnya, Sahrul diketahui hidup bersama ibunya, Sahrini Ibrahim, di sebuah rumah indekos di belakang SMK 1 Tikep. Namun saat ini, sang ibu tengah pergi ke Bacan, Halmahera Selatan. Ayah kandung Sahrul sendiri, Umar Surapati, berada di Sulawesi Utara.

”Dia jaga kos-kosan saat mamanya pigi melahirkan di Bacan. Dia sering ke rumah untuk makan, namun kalau pulang dia jarang tinggal di kos-kosan tapi tinggal bersama teman-temannya,” kata Hadija.

Jasad Sahrul diduga telah berada di laut selama empat jam. Pagi sebelumnya, siswa kelas XI Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) itu masih terlihat di sekolah. Namun setelah itu ia diketahui tak mengikuti pelajaran.

”Sudah hampir sebulan ini almarhum jarang sekolah. Bahkan saya panggil ke ruangan saya, ia memilih menghindar,” ungkap Wali Kelas Sahrul, Saleh Hasan, saat menjenguk korban di RSD Tikep kemarin.

Di mata rekan- rekannya, Sahrul dikenal humoris dan mudah bergaul. Bahkan kondisi fisiknya yang mendukung membuat ia diikutkan dalam seleksi Paskibraka. Sahrul juga diketahui amat hobi berenang. Hal ini membuat rekan-rekannya tak percaya mendengar kabar Sahrul tewas tenggelam.

”Biasanya abis latihan Paski di waktu sore, kami ke pantai untuk berenang,” tutur Ahmad Reza, siswa kelas XII yang juga pembimbing Paskibraka di sekolah Sahrul.

Hingga Minggu (12/2), polisi masih terus mencari penyebab kematian Sahrul. Saat ditemukan, jasadnya masih tampak segar. Darah pun masih mengalir ke luar dari telinga dan hidungnya.


Kasat Reskrim IPTU Muhammad Hafif SIK saat dikonfirmasi mengemukakan, dugaan sementara korban tenggelam. Tapi hasil visumnya belum dikantongi. Namun jika dilihat secara langsung, dari kondisi jasad almarhum tak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap Hafif.

Dengan kematiannya, cita-cita Sahrul untuk menjadi seorang anggota TNI harus kandas di tengah jalan. ”Dia bilang ingin jadi tentara,” ucap Hadija pelan sembari mengusap matanya.(mg-03/far/kai/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore