Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 04.52 WIB

Tidak Terima Mantan Punya Pacar Lagi, Meneror dengan Air Gun

Teror Dipicu Cemburu - Image

Teror Dipicu Cemburu

JawaPos.com – Warga Kupang Krajan I mendadak geger Senin (13/1). Gara-garanya adalah Amir Mahmud yang melepaskan dua tembakan ke arah Dimas Nandias Pribadi.


Penembakan dengan senjata yang diduga air gun itu berawal ketika Dimas menikmati makanan bersama pacarnya, Dessi Indah Lestari, sekitar pukul 11.00. Keduanya makan di ruang tamu rumah kontrakan Dessi di Jalan Kupang Krajan I No 107. ’’Tiba-tiba, Amir melintas dari barat,” kata Dessi.


Warga Desa Sanggra Agung, Socah, Bangkalan, tersebut memboncengkan temannya. Dia melempari motor milik Dimas yang diparkir di pinggir jalan dengan batu. Akibatnya, lampu sein kanan motor Honda Vario putih itu pecah. Amir lantas melarikan diri.


Tak ingin kejadian tersebut terulang, Dimas memindahkan motornya ke teras rumah Dessi. ’’Setelah itu, kami melanjutkan makan.Namun, Amir masih meneror saya lewat SMS,” ungkap Dessi.


Setelah makan, sekitar pukul 12.00, keduanya berencana pergi ke tempat praktik Dimas di daerah Lidah Wetan. Dimas adalah ahli gigi yang memasang behel di gigi bagian bawah Dessi.


Namun, baru saja Dimas mengeluarkan motor, Amir dan temannya datang lagi. Kali ini,Amir membawa pistol. ’’Karena sulit menyetir sambil mengacungkan pistol, dia sempat berhenti dan turun dari motor,” terang Dessi.


Sontak, perempuan 30 tahun itu menghalang-halangi Amir. Sadar dirinya menjadi sasaran, Dimas berlindung di balik motor milik Dessi yang terparkir di teras. Sambil terus mengumpat, Amir melepaskan dua tembakan. Untung, tembakan itu tidak mengenai Dessi dan Dimas.


Tembakan pertama mengenai tembok rumah Dessi. Akibatnya, tembok di sisi kiri pintu utama berlubang, meski kecil. ’’Tembakan kedua tidak jelas ke mana. Sampai sekarang, belum nemu bekasnya,” lanjut perempuan yang bekerja sebagai penyanyi di sebuah kafe di Surabaya tersebut.


Dimas berusaha menyelamatkan diri. Dia meminta tolong kepada anak Dessi yang berada di dalam rumah. Sementara itu, Dessi berupaya menenangkan Amir. ’’Wes ojok rame ae, ketimbang kamu dimassa,” ucap janda satu anak tersebut. Melihat warga berdatangan, Amir melarikan diri.


Setelah kejadian itu, Dessi menghubungi kakaknya, Suhardi. Pria yang beralamat di Jalan Penanggungan tersebut melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawahan. Hingga kemarin sore, Unit Reskrim Polsek Sawahan dan Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP.


Amir bukan orang asing bagi Dessi. Dessi mengenal Amir sejak setahun terakhir. Bahkan, keduanya sempat berpacaran. Namun, mengetahui Amir sudah punya istri dan anak, Dessi enggan melanjutkan hubungan dengan pria yang tiga tahun lebih tua darinya itu. Apalagi, Amir tidak punya pekerjaan tetap. ’’Kannggak enak sama orang,” kata Dessi. Namun, Amir tidak mau diputuskan. Dia sering bertengkar dengan Dessi melalui pesan singkat.


Empat bulan lalu, Dessi dikenalkan temannya dengan Dimas. Awalnya, hubungan mereka sebatas ahli gigi dan konsumen. Namun, sebulan terakhir, keduanya semakin dekat. ’’Saya sering jalan bareng dan apel ke rumah Dessi,” tutur Dimas.


Namun, hal itu memicu kecemburuan Amir. Dia jadi sering uring-uringan. Baik Dessi maupun Dimas sering diancam lewat telepon dan pesan singkat. Puncaknya adalah kejadian kemarin. ’’Dia nggak terima saya jalan sama Dimas. Sering ngancam mau bunuh Dimas,” ungkap Dessi.


Ayu Febria, salahseorang saksi yang indekos di sebelah rumah kontrakan Dessi, mengaku tidak melihat jelas wajah pelaku. Perempuan 27 tahun tersebut takut dengan kondisi yang cukup mencekam. Sementara itu, Hasanah, pemilik rumah kontrakan dan kos, mengaku sedang tidur.



Hingga kemarin malam, polisi masih mengejar Amir. Diperkirakan, pelaku belum jauh meninggalkan Surabaya. Bahkan, sore itu, Dessi masih menerima pesan dari Amir. Isinya, Amir ingin mengajak Dessi bertemu. ’’Masih kami cari, doakan segera tertangkap,’’tutur Kanitreskrim Polsek Sawahan AKP Nanang Fendi. (aji/c18/fal/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore