
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menjawab tudingan Antasari Azhar. Menurutnya, tudingan yang menyatakan kasus kriminalisasi atas mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tidak ada kaitannya dengan SBY.
Presiden RI keenam itu menilai, pemberian grasi yang diberikan Presiden Joko Widodo ke Antasari penuh dengan muatan politik. "Grasi Jokowi ke Antasari ada muatan politik," ungkap SBY di kediamannya Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2).
Lebih jauh SBY mengatakan, manuver yang dilakukan Antasari itu terkait langsung terhadap Pilkada DKI Jakarta. Bahkan apa yang dilakukan Antasari ke Bareskrim Polri sudah direncanakan. "Serangan itu bukan tiba-tiba dari Antasari," sambungnya.
Dia meyakini tudingan yang bernuansa fitnah dari Antasari itu memiliki muatan politis di Pilkada DKI. Agar nama SBY dan nama Agus Harimurti Yudhoyno rusak. "Yang pada akhirnya Agus-Sylvi kalah," tandasnya. (iil/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
