
Didi Irawadi semalam di Bareskrim
JawaPos.com - Sejumlah anggota Partai Demokrat malam ini menyambangi Bareskrim Polri di Gambir, Jakarta Pusat. Mereka melaporkan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar.
Usai masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Bareskrim Polri, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin menerangkan bahwa laporan mereka telah diterima. "Tanda terima laporan sudah kita terima, selanjutnya jam sembilan pagi kurang lebih besok akan ada gelar perkara sehubungan laporan kami," kata dia di Bareskrim usai melapor, Selasa (14/2).
Selebihnya dia enggan memberikan keterangan kepada awak media di sana. Menurut dia, prihal lainnya yang hendak ditanyakan, dia meminta awak media menuju kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
"Jam sembilan malam ini, jadi hal-hal lain monitor aja di sana. Tugas kami hanya menyampaikan laporan. Titik. Enggak ada lagi yang lain," terang dia.
Menurutnya, untuk hal semacam politik atau lainnya silahkan tanyakan ke Ketum Partai Demokrat. "Selainnya nanti Pak SBY yang sampaikan," tambah dia.
Ketika ditanyakan apa yang mereka bawa sebagai bukti, dia memastikan bukti itu ada. "Ada (bawa bukti) kita bawa laporan," kata dia lagi
Namun dia tak sempat menunjukan nomor laporan kepada awak media. Pasalnya mereka mengaku buru-buru dan ditunggu.
Meski begitu, sejumlah anggota piket siaga Bareskrim menerangkan bahwa laporan itu diterima. "Kan sesuai perintah pimpinan, kita terima laporannya," ucap anggota yang enggan menyebutkan namanya itu.
Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar buka suara soal kasus pembunuhan berencana terhadap Nasruddin Zulkarnaen.
Dia menyakini, kasus yang sempat menjebloskan dirinya ke balik jeruji besi itu bermuara pada Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. “Kepada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) jujurlah. Beliau tahu perkara saya. Beliau perintahkan siapa untuk kriminalisasi Antasari,” ujar Antasari di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2).
Mantan jaksa ini mengaku, bahwa simpulannya itu setelah melakukan perenungan sejak tadi malam. “Saya renungkan tadi malam, ini kilas balik. Sejak kecil saya diajarkan untuk jujur,” kata dia. (elf/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
