
Pemain Madura United Greg Nwokolo dibayangi penggawa Perseru, Bryan Nus Muabuay.
JawaPos.com - Madura United mengamuk pascakalah dari Semen Padang. Tim berjuluk Laskar Sape Kerap menjadikan Perseru Serui sebagai pelampiasan. Greg Nwokolo dan kawan-kawan menang dengan skor tipis 3-2, Selasa (14/2) malam.
Bertindak sebagai tim tamu tak membuat Perseru bermain bertahan. Anak buah Yusak Sutanto cukup intensif menyerang pertahanan MU di awal pertandingan. Peluang pertama Perseru lahir dari kaki Ballo Balif menit ke-12. Namun tembakannya terlalu mudah bagi kiper Angga Saputra.
Permainan Perseru yang agresif diimbangi dengan pertahanan yang sangat kuat. Madura United dibuat frustrasi karena kesulitan untuk membongkar lini belakang tim berjuluk Cenderawasih Jingga tersebut. Berbagai cara Madura United untuk mencetak gol selalu menemui jalan buntu.
Kerja keras Madura United akhirnya berbuah gol Greg pada menit ke-27. Gol Greg tercipta dari bola muntah yang telat disapu bek Perseru. Sayangnya keunggulan Madura United hanya bertahan singkat. Sebab, Perseru menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol Delvin Rumbio pada menit ke-30.
Upaya Madura United untuk mencetak gol masih menemui jalan buntu. Luis Carlos Junior sebagai ujung tombak utama, berhasil dimatikan pergerakannya oleh bek Perseru. Aliran bola untuk Luis selalu berhasil dipatahkan.
Engelberd Sani coba peruntungan lewat sepakan jarak jauh menit ke-45. Sayang bola ditepis kiper Sukasto Efendi. Skor 1-1 menutup jalannya babak pertama.
Madura United menatap babak kedua dengan wajah baru. Pelatih Gomes Oliviera memasukkan empat darah segar, yakni Fandi Eko Utomo, Asep Berlian, Rendy Siregar dan Andik Rendika Rama. Sedangkan Perseru memasukkan Jafad Moradi dan Bilibig Dian Mahrus.
Masuknya pemain baru membuat Madura United bermain lebih agresif. Tuan rumah bahkan mendapat dua kans dari set piece. Sayangnya tendangan bebas Fabiano dan Slamet Nur Cahyono, masih bisa ditepis mantan penjaga gawang Persema Malang itu.
Madura United mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-57. Wasit Fariq Hitaba menunjuk titik putih setelah Greg Nwokolo dilanggar Sukasto di kotak terlarang. Fabiano Beltrame yang menjadi eksekutor, berhasil menaklukkan Sukasto.
Perseru hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-69. Akan tetapi tendangan bebas Guy Junior membentur mistar gawang. Madura United memperbesar skor menjadi 3-1 setelah Greg mencetak gol pada menit ke-72. Aksi individunya ciamik. Greg sempat mengecoh dua bek sebelum memperdaya kiper Sukasto.
Madura United membuang kesempatan cetak gol saat tendangan Engelberd melambung pada menit ke-80. Perseru memperkecil skor lewat gol Boman Irie Aime pada menit ke-93. Skor 3-2 menutup jalannya pertandingan ini.
Bagi Madura United, kemenangan ini membuka jalan mereka untuk lolos ke babak 8-besar. Sementara dua kekalahan beruntun memaksa Perseru tersingkir dari Piala Presiden 2017.
SUSUNAN PEMAIN
Madura United: Angga Saputra; Eriyanto, Fabiano Beltrame, Fachrudin Ariyanto, Rifad Marasabessy; Rizky Dwi Febrianto, Slamet Nur Cahyono, Engelberd Sani; Bayu Gatra, Greg Nwokolo, Luis Carlos Junior
Perseru Serui: Sukasto Efendik, Boman Irie Aime, Detius Muni, M. Xaenuri; Bryan Nus Muabuay, Ronaldo Meosido, Septinus Alua, Balli Balif, Delvin Rumbio; Irvan Mofu, Guy Junior

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
