
Ilustrasi
JawaPos.com - KPU Kota Serang memusnahkan sebanyak 3.503 surat suara rusak dan 6.631 surat suara berlebih dengan tiga mesin penghancur kertas. Masing- masing mesin tersebut mewakili dari KPU Kota Serang, Panwaslu Kota Serang dan Polres Serang.
“Tidak hanya menghancurkan surat suara rusak, tapi surat suara kelebihan juga. Surat suara berlebih ini ada di KPU Kota dan Kabupaten. Semua serentak harus dimusnahkan, ” ujar Ketua KPU Kota Serang Heri Wahidin saat ditemui sebelum pemusnahan surat suara di KPU Kota Serang, Selasa (14/2).
Heri menjelaskan, ada kesalahan penghitungan global di KPU Kota dan Kabupaten Serang. Setelah diproses penghitungan ternyata ada banyak surat suara yang mengalami kelebihan dengan jumlah DPT. Untuk itu pihaknya sesuai intruksi dari KPU Banten, surat berlebih tersebut harus segera dimusnahkan berbarengan dengan pemusnahan kertas surat suara yang rusak.
“Jadi pemusnahan kali ini untuk mengantisipasi kecurangan juga, maka dalam surat berlebih tersebut harus segera dimusnahkan juga, etikanya hari ini surat suara tersebut berada di TPS masing-masing kelurahan tapi karena masih tersisa jadi harus segera di musnahkan juga,” ujarnya. (adef/yuz/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
