
Juru bicara KPK Febri Diansyah
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun, Selasa (14/2). Perpanjangan penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan suap terkait sengketa Pilkada Buton di Mahkamah Konstitusi pada 2011.
"Terkait kasus indikasi suap sengketa Pilkada Kabupaten Buton, hari ini penyidik memperpanjang penahanan SUS," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya.
Menurut Febri, perpanjangan penahanan dilakukan selama 40 hari. Sebelumnya, KPK menahan Samsu Umar pada 26 Januari 2017 setelah ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng karena dinilai tidak kooperatif menghadapi penyidikan KPK. "Diperpanjang selama 40 hari sampai 26 Maret 2017," ujat Febri.
KPK akhirnya menangkap Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun pada 25 Januari. Penangkapan dilakukan setelah tersangka pemberi suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar itu mangkir sebanyak dua kali dari panggilan penyidik.
Penangkapan dilakukan tim KPK sekitar pukul 17.30 WIB setelah Samsu Umar melakukan perjalanan dari Kendari, Makassar, dan Jakarta. Tim KPK diturunkan untuk mengintai Samsu Umar dari Kendari.
Dalam perkara ini, Samsu Umar diduga menyuap mantan Ketua MK M Akil Mochtar sebesar Rp 1 miliar terkait sengketa Pilkada Buton tahun 2011. (Put/jpg)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
