
Kejari Pandeglang memusnahkan uang palsu dengan ccara dibakar
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang memusnahkan 2.668 lembar uang palsu (upal) senilai Rp 2 triliun. Uang palsu tersebut pecahan negara Kamboja, Miyanmar, Vietnam, Yugoslavia Eritrea, dolar AS, dan Mongolia. Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejari Pandeglang, Senin (13/2).
Kasi Pidum Kejari Pandeglang Fauzul mengatakan, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Pandeglang Nomor 04/Pid/Sus/2016/PN.Pdg tertanggal 16 Maret 2016, memerintahkan agar barang bukti hasil kejahatan yang terjadi di Kabupaten Pandeglang selama 2016 untuk dimusnahkan.
“Ada beberapa hasil kejahatan yang kita musnahkan, seperti narkotika, uang palsu, dan obat-obatan lain yang dilarang peredarannya,” kata Fauzul kepada Radar Banten (Jawa Pos Group).
Untuk upal yang dimusnahkan terdiri atas mata uang Indonesia pecahan Rp 50 ribu sebanyak 2.233 lembar, upal dolar AS pecahan 100.000 sebanyak 1.331 lembar, dan upal dari berbagai negara lain sebanyak 2.688 lembar. “Untuk jumlah uang palsu jika nominalnya menjadi rupiah, semuanya lebih dari Rp2 triliun,” katanya.
Selain uang palsu, Kejari Pandeglang memusnahkan 225,98 gram ganja siap pakai dan 13,75 gram sabu. Salain itu, untuk barang bukti lain yang dimusnahkan adalah produk kapsul sebanyak 22.287 butir, botol plastik bening sebanyak 16 boks, tutup botol sebagai merek sebanyak 12 pak, dan kemasan skunder garlic oil sebanyak 14 dus.
Lainnya, habatusauda superbesar dan kecil sebanyak 178 botol, akar sengkudu, lempuyang, manggis, dan temu putih sebanyak tiga tas, cangkang kapsul oranye sebanyak 4.560 butir, serta kemasan skunder sebanyak 10 toples. “Semuanya dari kasus dua tahun terakhir. Total pelaku yang berhasil diamankan lebih dari seratus orang, salah satu di antaranya adalah Ade Mulyasa alias Menir,” ujarnya.
Sementara itu, Kajari Pandeglang Wahjudi Djoko Trijono mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil kerja aparat penegak hukum. “Mudah-mudahan dengan banyaknya pelaku yang kita amankan serta semua barang bukti hasil kejahatan kita musnahkan, tidak ada lagi yang berani melakukan kejahatan,” katanya. (adib/yuz/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
