Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 01.31 WIB

Model New York Fashion Week Tidak Melulu Sempurna, Mereka Contohnya

EDGY: (Searah jarum jam) Madeline Stuart, model yang mengenakan rok 21 Reasons Why by Madeline Stuart ini mencuri perhatian karena salah satu kakinya prostetik,survivor kanker payudara menjadi model dadakan untuk brand pakaian dalam AnaOno Collection. - Image

EDGY: (Searah jarum jam) Madeline Stuart, model yang mengenakan rok 21 Reasons Why by Madeline Stuart ini mencuri perhatian karena salah satu kakinya prostetik,survivor kanker payudara menjadi model dadakan untuk brand pakaian dalam AnaOno Collection.

JawaPos.com - Madeline Stuart kembali melenggang di atas catwalk New York Fashion Week pada Minggu (12/2). Tapi bukan sebagai model seperti 2015. Perempuan down syndrome tersebut meluncurkan lini fashion miliknya, 21 Reason Why by Madeline Stuart. Koleksinya mulai rok, legging yang sporty, hingga crop tops.
”Itu (koleksi baju rancangan Stuart, Red) merepresentasikan siapa dirinya,” ujar ibu sekaligus manajer Stuart, Roseanne. Dia juga berkolaborasi dengan putrinya dalam mendesain baju-baju tersebut. Rencananya, penjualan dilakukan secara eksklusif via online.
Nama label merujuk usia Stuart yang menyentuh 21 tahun pada 13 November mendatang. Selain itu, angka 21 adalah simbol kromosom 21 yang identik dengan orang-orang down syndrome. Orang normal hanya memiliki sepasang kromosom tersebut, sedangkan penderita down syndrome punya tiga.
Stuart tidak hanya menggunakan model biasa untuk memperagakan rancangannya. Perempuan kelahiran Brisbane, Australia, itu juga menggunakan model berkebutuhan khusus. Salah satu model yang dia pilih untuk memperagakan rok rancangannya menggunakan kaki prostetik.
Presiden National Down Syndrome Society Sara Hart Weir yakin bahwa Stuart telah menginspirasi orang-orang yang memiliki kondisi sama dengannya. ”Dia menunjukkan kepada orang lain dengan down syndrome bahwa tidak mengapa memiliki harapan dan aspirasi sendiri,” ujarnya.
Stuart dan rancangannya bukan satu-satunya yang menjadi sorotan. Pada hari yang sama, brand pakaian dalam AnaOno menampilkan 16 perempuan survivor kanker payudara. AnaOno merupakan brand yang khusus mengeluarkan produk-produk untuk perempuan yang telah dimastektomi. Seluruh pendapatan yang dihasilkan di New York Fashion Week akan didonasikan untuk para penderita kanker payudara.
Beberapa model dadakan tersebut sudah tidak lagi memiliki payudara. Beberapa lainnya masih punya, tapi tampak jelas bekas operasi mastektominya. Salah seorang perempuan yang dengan berani menunjukkan bekas-bekas perjuangannya di meja operasi adalah Ericka Hart. Dia tidak mengenakan bra. Bagian payudaranya diberi semprotan glitter berwarna emas.
Sehari sebelumnya, yaitu Sabtu (11/2), juga ada sebelas survivor kanker yang tampil di New York Fashion Week. Sepuluh orang di antaranya adalah perempuan. Hanya satu orang yang laki-laki, yaitu Bill Ramey. Pria 60 tahun tersebut didiagnosis menderita kanker usus besar stadium IV pada 14 Februari 2013.
Mereka adalah bagian dari kampanye bertajuk Surviving in Fashion yang digelar YES! dan SMGlobal Catwalk. YES! adalah organisasi nonprofit yang mendukung para penderita kanker stadium akhir. ”Saya telah menerima fakta bahwa saya mungkin akan mati karena kanker. Tapi, Tuhan telah memberi waktu ekstra dan ini adalah jalan saya untuk membalasnya,” ujar Ramey. (Reuters/DailyMail/sha/c11/any/tia)

Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore