Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Februari 2017 | 01.02 WIB

Gaya Pelajar Kota Delta di Hari Kasih Sayang, Bersikap Sopan dan Saling Menghargai

BENTUK PERHATIAN: Kemarin beberapa siswa SMP Unggulan Al-Falah memberikan kado kepada Syamsuddin yang berulang tahun 11 Februari. - Image

BENTUK PERHATIAN: Kemarin beberapa siswa SMP Unggulan Al-Falah memberikan kado kepada Syamsuddin yang berulang tahun 11 Februari.

JawaPos.com – Bagi siswa-siswi SMP Unggulan Al-Falah, Hari Kasih Sayang berlaku setiap hari. Wujudnya beragam. Di antaranya, cinta kasih kepada lingkungan, sesama teman, guru, hingga tokoh yang sudah tiada.


Mereka menunjukkan cinta kasih pada lingkungan dengan tidak merusak tanaman dan membuang sampah di tempatnya. Juga, rutin membersihkan lantai dan halaman kelas. Saat masuk kelas, para siswa membiasakan diri untuk mencopot sepatu. Tujuannya, menjaga lantai tetap bersih.


Untuk menyampaikan cinta kasih kepada guru, cara mereka beragam dan unik. Setiap kali ada guru yang berulang tahun, mereka berinisiatif memberi guru kado dan kue ulang tahun. ’’Biasanya, kami ramai-ramai beli, terus memberikan kejutan kepada guru itu,’’ ucap salah seorang siswi, Saptaningtyas Dwi Pertiwi.


Momen tersebut merupakan bentuk kerekatan para siswa dengan guru. Hubungan mereka bukan sebatas di kelas. Mereka harus lebih mengenal guru, tahu tempat tinggal, dan tanggal lahirnya. ’’Tanya-tanya kepada guru tanggal lahirnya kapan waktu ngobrol-ngobrol santai. Kalau tanggalnya sudah dekat, baru kami siapkan,’’ kata siswi kelas 8-D tersebut.


Contohnya, pada 11 Februari lalu para siswa memberikan kejutan kepada Kepala SMP Unggulan Al-Falah Syamsuddin karena berulang tahun. ’’Anak-anak lebih dekat dengan guru,’’ tutur guru olahraga SMP Unggulan Al-Falah, Yoga Siddhi Vidyasthana Saputra.


Bentuk kasih sayang siswa juga bisa ditunjukkan dengan hormat kepada guru. Setiap pagi mereka rutin mencium tangan guru dengan tersenyum. Siswa-siswi pun sangat hormat kepada Ketua Yayasan Al-Falah Buduran Kyai Abdul Hakam dan pengasuh Yayasan Al-Falah Kyai Abdul Khobir. Ketika keduanya melintas, seluruh anak didik menunduk dan diam. Yang sedang olahraga berhenti. Begitu pun yang sedang menyapu halaman. ’’Bentuk sopan mereka kepada kiai ya seperti itu, sudah membudaya,’’ ungkap guru bimbingan konseling SMP Unggulan Al-Falah, Agung Prasetyo.



’’Nilai cinta kasih diwujudkan lewat sikap sopan santun, saling menghargai, dan nilai positif lain itu berlangsung di sini setiap hari, bukan hanya pada 14 Februari,’’ jelas Kepala SMP Unggulan Al-Falah Syamsuddin. (uzi/c14/dio/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore