
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim saat memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.
JawaPos.com - Bentakan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim kepada Anggota Komisi VII DPR Mukhtar Tompo berbuntut panjang. Selain dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu dilarang untuk datang ke parlemen.
"Komisi tujuh dari sepuluh fraksi, menandatangani dan menolak kehadiran Chappy untuk melanjutkan rapat dengan komisi tujuh yang akan datang," ujar anggota Komisi VII DPR Yulian Gunhar saat menggelar konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2).
Tak sebatas moratorium kedatangan Chappy, Komisi VII DPR juga meminta agar komisaris PT Freeport Indonesia mempertimbangkan kepemimpinan Chappy.
"Secara institusi, lembaga, kita minta komisaris PT Freeport untuk m mencopot saudara Chappy Hakim," tambah Anggota Komisi VII DPR Zulkieflimansyah yang ikut dalam konferensi pers.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII Syaikhul Islam Ali meminta Chappy meminta maaf atas tindakannya kepada Tompo. "Atas nama komisi tujuh, kami mendesak Presiden Direktur PT Freeport Indonesia untuk meminta maaf secara terbuka kepada saudara Mukhtar Tompo, Komisi VII DPR RI dan DPR RI secara kelembagaan dalam forum resmi rapat dengar pendapat umum," tuturnya.
Syaikhul menyebut, berdasar undang-undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD khususnya Pasal 80 anggota diberikan hak buat bertanya, menyampaikan usul dan pendapat, pengawasan dan hak imunitas. Jadi, ketika Mukhtar bertanya pada Chappy soal smelter, itu hal yang wajar dan harus dihargai.
Karenanya, tindakan Chappy yang menunjuk-nunjuk Mukhtar dan membentaknya sangat tidak pantas. "Sikap dan tindakan tersebut sangat tidak patut dilakukan. Hal tersebut menyinggung kehormatan lembaga tinggi negara serta tidak menghargai anggota DPR RI yang merupakan representasi dari rakyat Indonesia," pungkas Syaikhul. (dna/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
