Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Februari 2017 | 23.30 WIB

Boetak Aserehe, Burger Isi Otak-Otak

ANEKA WARNA : Dari kiri, Fatimatuz Zahroh, Risa Novita, dan Naabilla Surohmawati menunjukan Boetak Aserehe. - Image

ANEKA WARNA : Dari kiri, Fatimatuz Zahroh, Risa Novita, dan Naabilla Surohmawati menunjukan Boetak Aserehe.


JawaPos.com – Otak-otak bandeng sudah terkenal sebagai oleh-oleh khas Gresik. Ternyata otak-otak juga enak dijadikan bahan isian pengganti beef pada burger. Kreasi tersebut merupakan hasil inovasi Risa Novita, Ima Fatimatuz, dan Naabilah Surrohmawati. ’’Niatnya menjadikan otak-otak sebagai menu makanan baru yang kekinian,’’ terang Risa.



Mereka memberi nama Boetak Aserehe. Itu merupakan akronim dari Boerger Otak-Otak Aman, Sehat, Recommended, Hemat. ’’Burger ini memang diproduksi berdasar pesanan saja. Sebab, kami ingin burger yang fresh. Isiannya sehat dan nggak pakai pengawet apa pun,” lanjut finalis Cak-Yuk Gresik 2016 itu.



Pembuatan burger bermula dari tugas mata kuliah kreasi bisnis. ’’Sebetulnya tugasnya waktu itu cuma presentasi soal analisis bisnis. Tapi, kami berniat membuat produk sekalian. Jadi, langsung praktik bikin burger buat dijual,” papar Risa. Tidak sia-sia, burger kreasi tiga mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) tersebut menjadi juara III Idea Business Competition UMG 2017.



Burger itu cukup menarik perhatian. Selain isiannya beda, bentuknya imut dan berwarna-warni. ’’Kalau ukurannya gede kan sudah mainstream. Jadi, bikin yang kecil-kecil biar bisa dijadikan camilan ringan,” imbuh Ima.



Sementara itu, warna ungu, kuning, hijau, dan pink sengaja dibuat untuk menarik selera. Ima mengatakan, pembuatan roti burger bisa dibilang cukup lama. ’’Adonan roti diuleni sampai kalis. Itu saja satu jam sendiri prosesnya,” katanya. Mereka sengaja tidak menggunakan mikser pada proses itu. Melainkan manual dengan tangan. ’’Rotinya jauh lebih empuk dan mengembang bila diuleni dengan tangan,’’ lanjutnya.



Untuk menjadi isian burger, otak-otak juga harus diolah terlebih dahulu. ’’Otak-otak dihaluskan, dicampur dengan telur dan beberapa bahan, lalu dituangka ke teflon supaya bentuknya pipih,” jelas Naabilah. (hay/c7/ai/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore