
Agus Fitriana (31) gagal merampok Bank BRI di Jalan Pangeran Suryanata, Samarinda. Aksinya digagalkan oleh sekuriti dan warga, kemarin (13/2).
JawaPos.com - Agus Fitriana (31) nekat merampok Bank BRI di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, dengan bermodal bom berbentuk dinamit. Perbuatan tersebut dilakukan lantaran Agus mengaku sedang galau. Dia bingung karena memikirkan bagaimana cara membayar sisa utangnya sebesar Rp 15 juta.
Utang yang dimiliki Agus itu adalah akibat kebiasaanya bermain judi online. Karena kebablasan dan tak bisa mengontrol diri, Agus akhirnya sampai berutang dengan teman-temannya. “Bingung mau bayar utang bagaimana pak,” ujar Agus sesaat sebelum dibawa ke mobil patroli di lokasi kejadian.
Agus mengaku, gajinya sebagai sopir di salah satu perusahaan batu bara di kawasan Kutai Kartanegara (Kukar) pun tak mencukupi membayar utangnya. “HP pun sudah dijual, tapi belum bisa bayar utang,” urai Agus.
Sampai akhirnya Agus kalap dan menyusun siasat merampok bank yang berada persis di tepi jalan itu. Pagi kemarin, Agus berangkat dari kontrakannya di daerah Dusun Pulau Mas, RT 6, Desa Bhuana Jaya, Tenggarong Seberang, Kukar.
Agus menuju lokasi kejadian dengan menumpang sebuah truk. Begitu tiba Agus mendapati bank masih tutup. Agus lalu nongkrong tak jauh dari lokasi kejadian sambil mengamati lokasi bank yang dijadikannya sasaran merampok.
Agus mengaku tahu lokasi bank, karena kerap dilaluinya saat bertandang ke Samarinda. “Saya khilaf gara-gara utang. Entah mengapa tiba-tiba kepikiran merampok bank,” terang Agus.
Agus mengaku, dia belajar merakit bom berbentuk dinamit setelah menyaksikan tayangan di Youtube. Dari situlah Agus mengumpulkan sejumlah peralatannya. Agus menyiapkan baterai, rangkaian saklar, rangkaian travo, potongan-potongan pipa paralon setengah inci, alumanium foil, tanah serta potongan-potongan kabel listrik yang sudah dimodifikasi.
Rangkaian dinamit yang dirancang Agus nyaris sempurna dan andai memiliki bubuk mesiu serta pimicu, hampir dipastikan dalam aksi Agus tersebut ada korban jiwa.
Kapolsekta Samarinda Ulu Kompol Chandra Hermawan membenarkan soal pengakuan Agus sementara yang menyebut bahwa dia mencoba merampok bank karena ingin bayar utangnya bermain judi.
“Keterangannya seperti itu (mau bayar utang judi, Red), makanya nekat merampok. Apakah ada motif lain, masih kami telusuri. Kemungkinan terkait jaringan teroris belum bisa dipastikan,” terang Chandra.
Perihal kualitas dinamit rancangan Agus, Chandra mengaku masih diselidiki Tim Gegana Brimob. “Kami hanya mengamankan pelaku (Agus, Red), untuk benda mencurigakan yang dibawa pelaku sedang diamankan anggota Tim Gegana dan tengah diselidiki,” pungkas Chandra. (rin/beb/fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022