
Petugas Satlantas menaikan motor milik korban
JawaPos.com – Rencana menghadiri seminar di Universitas Sebelas Maret (UNS), berakhir duka. Oktavianni, 21, mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta tewas setelah terlindas mobil ambulans yang membawa jenazah, Senin (13/2).
“Tadi mau diboncengin teman saya yang cowok, tapi menolak. Dia (Oktavianni, Red) memilih naik motor sendiri,” ungkap Yuli Nurhayati, 21, teman kuliah Oktavianni.
Setelah itu, sekitar pukul 10.30, Oktivianni yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nomor polisi AD 5737 VW menuju UNS bersama rekan-rekannya. Sesampainya di Jalan A. Yani tepatnya di sekitar pintu utara Taman Balekambang, di belakang rombongan Oktavianni, meraung-raung suara sirene mobil ambulans yang membawa jenazah.
Warga Dusun Mojo, Desa Rembun, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali itu kemudian berusaha menepi. Namun sayang, Oktavianni malah kebablasan. Roda sepeda motornya turun aspal.
Mahasiswi program studi (prodi) Bahasa Inggris tersebut kesulitan mengendalikan laju sepeda motornya karena kondisi pinggir jalan yang becek setelah diguyur hujan. Oktavianni lalu terjatuh dan terseret beberapa meter.
Nahas, dari arah belakang melaju mobil ambulans Partai Demokrat nomor polisi AD 1960 HA yang sopiri Karyanto, 49, warga RT 03 RW 05 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari. Oktavianni terlindas. Dia meninggal di lokasi kejadian karena luka parah di bagian kepala.
“Kita menduga korban panik karena suara sirene,” tutur Kanit Laka Satlantas Polresta Surkarta AKP Hari Hariyanto.
Ditambahkannya, mobil ambulans yang membawa jenazah tetap meneruskan perjalanan menuju tempat pemakaman umum di Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Namun salah seorang pengantar jenazah sudah diminta keterangan oleh polisi.
“Kita berkoordinasi dengan Satlantas Karanganyar. Mobil ambulans sudah ditemukan,” ujar Hari mewakili Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Imam Safi’i.
Sedangkan jenazah Oktavianni dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi untuk diotopsi. “Dari hasil otopsi, bagian kepala mengalami luka parah,” terang Hari.
Sementara itu, Sekretaris DPC Demokrat Surakarta Supriyanto menerangkan, partainya ikut berbelasungkawa sedalam-dalamnya dan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. “Tadi (kemarin, Red), kami sudah melayat ke sana (rumah duka, Red). Akan ada santunan. Menunggu dulu setelah proses satlantas selesai,” jelasnya. (atn/vit/wa/mik-JPG)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
