
Ilustrasi
JawaPos.com - Polda Metro Jaya siap mengamankan Pilgub DKI yang bakal digelar besok. Terdapat sebanyak 417 TPS dikategorikan sebagai TPS berkategori rawan. Plus 26 TPS yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP). Sedangkan 22.872 TPS berkategori aman yang tersebar di seluruh DKI Jakarta.
”Jadi totalnya ada 23.315 TPS untuk Pilkada DKI Jakarta, sebanyak 417 TPS masuk ke dalam kategori Rawan I,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/2).
Dia mengatakan, untuk pengamanan TPS terbagi dalam kategori aman dan rawan. Untuk TPS berkategori aman dijaga 2 polisi, 4 anggota Linmas untuk 8 TPS atau berpola 2-4-8. Sedangkan untuk kategori TPS rawan digunakan pola 2-4-4, artinya 2 anggota polisi ditambah 4 anggota Linmas untuk menjaga 4 TPS.
Nah, untuk TPS Rawan I pola pengamanannya 2-2-4 yakni 2 polisi, 2 petugas KPPS, 4 anggota Linmas. Selain itu ditambah beberapa anggota polisi yang standby dan berpatroli dari masing-masing polsek dan polres. "Jadi semua tercover begitu masyarakat membutuhkan kami sudah siap. Jadi untuk kriteria TPS dari TPS aman, rawan I dan rawan II sudah ada pola-pola pengamanannya,” tutur Argo.
TPS kategori aman yang dimaksud itu adalah TPS yang jarak tempuh dari kantor polisinya relatif dekat atau jarak tempuhnya tidak lebih dari setengah jam (untuk di perkotaan). Kemudian, tidak pernah atau jarang terjadi konflik horizontal serta masyarakatnya kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya rendah.
Sedangkan Kategori TPS Rawan I ini memiliki jarak tempuh dari kesatuan Polri terdekat agak jauh dan sulit dijangkau (satu sampai dua jam jarak tempuh), pernah terjadi konflik vertikal dan horizontal namun sudah mereda, masyarakatnya kurang kooperatif, tingkat partisipatif dan gangguan kamtibmasnya sedang.
Selain itu, di lingkungan TPS tersebut terdapat tokoh-tokoh di lingkungan yang cenderung menentang kebijakan pemerintah, partisipasi parpol di lingkungan tersebut berimbang dan saling berseberangan idealisme politiknya serta kepedulian masyarakat terhadap politik tinggi dan cenderung fanatik. (ind/yuz/JPG)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
