
Ilustrasi
JawaPos.com - Senin (13/2) dini hari, warga di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kebupaten Pelalawan, Riau disibukkan dengan kobaran api di hutan yang terdapat di lahan KKPA binaan PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).
Kejadian itu membuat lahan kebun kelapa sawit milik kelompok tani binaan PT SSS seluas enam hektar terbakar. Kebakaran itu membuat tim Karhutla gabungan dari Polres Pelalawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Manggala Agni berjibaku memadamkan api.
Sejauh ini api belum bisa dipadamkan karena kuatnya kobaran api yang melahap lahan kering tersebut serta kencangnya tiupan angin dan sulitnya medan tempat terjadi kebakaran membuat tim gabungan ini kesulitan memadan api.
"Ya, saat ini kita bersama tim gabungan dari BPBD Pelalawan dan Manggala Agni tengah berjibaku memadamkan api yang terjadi di areal perkebunan poktan binaan PT SSS di Desa Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti," Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Selasa (14/2).
Sejauh ini api yang telah menghaguskan 6 ha lahan itu masih belum berhasil dipadamkan. Tim gabungan ini kesulitan menjinakkan api akibat beratnya medan serta kuatnya tiupan angin yakni 4 KM dasri permukiman masyarakat. Kali ini api sedang dipadamkan dengan cara merelokasi api agar tidak merambat luas," sambung kapolres.
Diungkapkan mantan Kapolres Inhu ini, bahwa untuk memadamkan titik api di areal perkebunan Poktan PT SSS Desa Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti ini, pihaknya telah menerjunkan belasan tim karhutla Polres Pelalawan dan Polsek Teluk Meranti.
Tim itu juga dibantu tim pemadam kebakaran dari BPBD, Manggala Agni, PT SSS dan masyarakat setempat. Tim-tim tersebut di lapangan bekerja sejak dini hari hingga sore ini untuk menjinakkan api. "Hingga saat ini, tim gabungan masih standby berada di lapangan. Hal ini mengingat tingginya suhu panas dan keringnya lalang di lapangan sehingga berpotensi menyebabkan bertambahnya titik api," ujarnya.
Kapolres mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya masih tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran lahan tersebut. Jika nantinya hasil penyelidikan diketahui Poktan ataupun PT SSS terbukti lalai, maka masalah ini dibawa ke meja hijau.
"Kita tunggu saja pengembangan hasil penyelidikan tim terkait Karlahut ini nantinya. Yang jelas, saat ini kita bersama tim gabungan masih fokus dulu terhadap pemadaman api," tutupnya. (amn/iil/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
