
Ilustrasi
JawaPos.com - Polda Jabar memeriksa lima polisi penjaga sel tahanan Mapolres Sumedang. Pemeriksaan terkait kaburnya Riki Permana alias Eki (32), tersangka kasus uang palsu yang melarikan diri.
"Ada lima penjaga sel tahanan yang diperiksa Propam," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (13/2).
Dikatakannya, pemeriksaan terhadap anggota piket jaga itu untuk mengetahui kronologis kaburnya tahanan juga memeriksa kesalahan yang dilakukan oleh anggota piket yang menyebabkan tahanan kabur. Jika nantinya terbukti bersalah, lanjut Yusri, anggota piket jaga pun akan menerima sanksi.
"Tetap ada kesalahan anggotanya. Semua disidangkan untuk melihat kesalahannya, kalau bersalah nanti kena sanksi disiplin," tandasnya.
Seperti diketahui, Riki Purnama alias Eki melarikan diri dari ruang tahanan Mapolres Sumedang pada Minggu (12/2) dini hari.
Diketahui, tersangka kasus uang palsu ini melarikan diri setelah seorang oknum penjaga membuka pintu ruang tahanan Mapolres Sumedang. Petugas berhasil menangkap Eki di kawasan Gombong, Jawa Tengah.(nif/rmol/mam/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
