
Bareskrim Polri
JawaPos.com - Usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri untuk kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Yayasan Keadilan Untuk Semua atau Justice For All, Sekjen DPD Front Pembela Islam DKI Jakarta, Habib Novel Bamukmin mengklaim pemanggilannya tidak jelas.
"Yayasannya saja tidak tahu, saksi enggak tahu, enggak jelas. Kita disuruh bersaksi, dan saksinya saksi siapa, enggak paham," ujar Habib Novel Bamukmin di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/2).
Pernyataan itu dinyatakan Novel usai dia memenuhi panggilan Subdit Tindak Pidana Pencucian Uang Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
Novel berkata, dirinya sebagai warga negara yang taat hukum mengaku wajib memenuhi panggilan dari polisi. Ke depannya dalam proses hukum kasus ini, dia berjanji terus kooperatif dalam memenuhi setiap pemanggilan. "Alhamdulillah kita kooperatif, artinya saya hari ini menyanggupi untuk diperiksa," lanjut Novel.
Sebelumnya Bareskrim memanggil Novel pada Jumat (10/2). Saat itu Novel tidak datang. Novel mengaku ada kesibukan lain yang membuat diriinya urung penuhi panggilan tersebut. Dia mengaku ketika itu surat pemanggilan yang dilayangkan terkesan mendadak.
"Seharusnya memang hari Jumat, tapi kan panggilan itu Kamis (9/2) malam, jam 23.30 WIB. Jumat pagi harus diperiksa, ya enggak bisa lah kita kan punya jadwal, agenda sendiri," tandasnya. (elf/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
