
TKecelakaan tunggal mengakibatkan pengendara luka serius dan membuatnya tewas di lokasi kejadian.
JawaPos.com - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sei Bilal, Kelurahan Nunukan Barat. Ironisnya, pengendara yang menggunakan kendaraan roda dua (R2) tersebut tewas di tempat kejadian lantaran mengalami luka serius.
Kejadian yang terjadi sekira pukul 17.30 Wita, Sabtu (11/2) tersebut, nyaris tidak diketahui lantaran korban masuk ke area got di sisi jalan. Beruntung warga yang melintas melihat dan langsung melaporkan kepada warga sekitar untuk diteruskan ke kepolisian.
David, saksi mata yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, dirinya mendengar suara gemuruh seperti suara gesekan kendaraan R2 yang kecelakaan. Memastikan suara tersebut dirinya pun beranjak dari rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
“Saya keluar dari rumah sudah ramai-ramai orang. Perkiraan saya orang tabrakan benar. Tapi sempat bingung karena motornya satu saja sama pengendaranya,” ujar David dikutip dari Radar Nunukan (Jawa Pos Group), Senin (13/2).
“Saya tanya orang-orang bilang orang yang mengendarai jatuh ke parit karena kelajuan, wajahnya terbentur pohon langsung tidak sadarkan diri,” tambah David meyakinkan.
David meneruskan, tak berselang lama aparat dari kepolisian pun datang menggunakan mobil pikap. Pengendara yang diketahui bernama Amir tersebut mengalami luka serius dan tewas seketika di lokasi pasca kecelakaan tersebut. “Polisi yang datang langsung evakuasi, orang yang kecelakaan itu sudah tua dan tinggal di daerah Sei Fatimah juga,” beber David.
Terpisah, Kepala Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Nunukan AKP Abu Sangit mengatakan, personel yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung melakukan evakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
“Itu kecelakaan tunggal Out of Control dan motornya masuk ke got sedangkan pengendaranya kepalanya terbentur pohon. Karena sudah tua dan mengalami luka serius pengendara tewas di lokasi kejadian,” kata Abu kepada pewarta harian ini.
“Perseonel juga langsung mengevakuasi ke RSUD karena dekat dari lokasi. Keluarga selanjutnya kami hubungi dan mendatangi RSUD,” tambah Abu.
Amir diketahui warga Jalan Sei Fatimah berumur 57 tahun. Usia tua diduga menjadi faktor lepas kendali dalam berkendara. Tanpa menggunakan helm juga membuat keadaan Amir semakin memprihatinkan pasca kecelakaan. Abu pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berkonsentrasi dalam berkendara, selalu mengutamakan keamanan berkendara demi keselamatan bersama. (raw/eza/fab/JPG)

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
