
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo
JawaPos.com - Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo berpandangan bahwa tidak ada urgensinya DPR menggulirkan hak angket. Menurutnya, belum dinonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, meski sudah menjadi terdakwa adalah persoalan biasa.
Arif mengatakan bahwa hak angket hanya bisa dilakukan untuk hal-hal strategis, bersifat penting, dan berkaitan dengan kepentingan nasional secara keseluruhan. "Bukan urusan dengan remeh-temeh apalagi perbedaan tafsir hukum dalam satu kasus yang kebetulan menimpa satu calon kepala daerah," ujar Arif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/2).
Kalau hanya persoalan Ahok belum dinonaktifkan, katanya tidaklah tepat. "Ini sama saja menurunkan derajat atau kualitas dari penggunaan hak dewan itu sendiri," tegasnya.
Arif menuturkan, angket adalah hak institusi DPR bukan hak orang perorang. Jika memang ada hal yang mengganjal terkait Ahok, menurutnya bisa memanggil pihak terkait. Dalam hal ini pemerintah. "Bisa memanggil mendagri, menkumham, menkopolhukam, dan lain-lain untuk diminta penjelasan terkait hal itu," tuturnya.
Ya, katanya cukup mendapat penjelasan dari pemerintah. Klarifikasi, mengaoa Ahok tidak diberhentikan sementara. Padahal dari perspekrif hukum ada banyak pandangan mengenai persoalan tersebut.
"Saya kira yang begini-begini kita minta klarifikasinya saja kepada mereka yang kompeten. Jaksa agung bisa kita panggil, MA bisa kita panggil. Semuanya bisa kita mintai keterangan," tegas dia.
Arif memastikan fraksi pendukung pemerintah tidak akan menyetujui atau menyepakati hak angket itu. Adapun fraksi itu selain PDI Perjuangan yakni, Fraksi PPP, PKB, Hanura, NasDem, Golkar, dan PAN.
Namun saat ditanyakan mengenai PAN yang ikut mengajukan angket, Arif mengatakan, yang pasti pengajuan hak angket tidak memiliki urgensi. "Nanti kita lihat saja, silakan saja sejauh mana urgensi penggunaan angket," pungkas anggota komisi II DPR itu. (dna/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
