
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan
JawaPos.com - Jajaran Polda Metro Jaya telah menerima pelimpahan perkara temuan kartu tanda penduduk (KTP) ilegal dari Bea Cukai. Di mana KTP itu dikirimkan dari Kamboja ke Jakarta. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan temuan KTP asal Kamboja oleh Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta itu tak terkait pilkada.
Pasalnya, kata dia, jumlah KTP yang ditemukan tidaklah cukup untuk kejahatan penggelembungan suara di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Karena jumlahnya seribu pun tak sampai.
"Jadi kita sudah analisa, ini bukan terkait dengan pilkada, karena 36 (jumlah KTP) saja," katanya di Makodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/2).
Mantan Kapolda Jawa Barat ini bahkan menduga bahwa temuan paket berisi 36 KTP, 32 NPWP, serta buku tabungan berisi Rp 500 ribu itu hendak digunakan untuk kejahatan ekonomi. Bukanlah kejahatan pilkada seperti yang diinfokan sebelumnya.
Iriawan yang juga mantan Kadiv Propam Polri itu berharap masyarakat tidak usah risau dan menyerahkan penyelesaian hukum kepada pihak berwajib. "Ini bukan soal Pilakda DKI. Kita akan jelaskan kepastian tapi yang jelas untuk kejahatan ekonomi," tukas dia. (elf/JPG)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
