
(Kiri-Kanan) Sekjen DPP AMPI, Akbar Laluasa, Sekjen BMK 1957, Paul Hutajulu, Mantan Ketua Umum Partai Golkar,Agung Laksonom, dan Ketua Umum DPP AMPI, Dito Ariotedjo.
JawaPos.com – Mantan Ketua Umum Angkatan Muda Indonesia (AMPI), Agung Laksono menilai peran orientasi organisasi sangat penting bagi kader. Menurutnya, hal ini merupakan pijakan awal agar pengurus dan kader memahami secara utuh visi dan misi organisasi AMPI.
"Jadi sebelum pelantikan 20 Februari nanti, seluruh elemen AMPI harus memahami betul orientasi organisasi ini," ujar dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/2).
Agung menjelaskan, kedepan, AMPI di bawah kepemimpinan Dito Ariotedjo harus mampu menjalankan roda organisasinya secara maksimal.
"AMPI diharapkan mampu mengembangkan jaringannya sendiri, melaksanakan program-programnya sendiri, di saat zaman yang telah berubah, di era digitalisasi saat ini. Nilai-nilai kerakyatan harus diimplementasikan di dalam bentuk kekaryaan,” jelas dia.
Tak hanya itu, Agung menekankan agar AMPI selalu hadir di setiap masalah-masalah masyarakat dan terlibat aktif di pembangunan masyarakat.
Keterlibatan AMPI di tengah-tengah masyarakat menurut mantan Menko Kesra ini harus dirancang dan disiapkan dengan baik. Apalagi para kader dan pengurus AMPI dipercaya sebagai suksesor pimpinan Partai Golkar. Kader AMPI ditegaskan Agung harus kompak, tidak terkotak-kotak, sekterariat ataupun hanya mementingkan suku tertentu.
“Kader AMPI harus menjaga organisasi ini. Menjaga AMPI berarti juga memelihara Golkar, emmelihara sumber-sumber pimpinan Partai Golkar,” ujar Agung lagi.
Sementara, Ketua Umum AMPI Dito Ariotedjo menjelaskan, orientasi kader AMPI sangat penting agar para kader AMPI memahami betul cikal bakal organsasi ini dan untuk apa AMPI hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat.
Ia berharap juga melalui orientasi ini nantinya bisa lahir gagasan-gagasan serta inovasi agar AMPI bisa berguna dan menjadi solusi atas semua permasalahan bangsa serta menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia.
“Saya berharap orientasi ini bisa menumbuhkan rasa ke-AMPI-an terutama bagi kawan-kawan yang baru bergabung dan sarana berbagi pengalaman oleh yang lebih senior. Ke depan saya berharap AMPI fokus untuk melahirkan Inovasi yang sanggup menjadi Solusi permasalahan bangsa sehingga menjadi Inspirasi bagi pemuda Indonesia semua,” tutup dia.
Seperti Golkar, lanjut Agung, AMPI juga bertugas memelihara demokrasi. Golkar dan AMPI sama-sama memilliki peran strategis ini. "AMPI sepanjang sejarah banyak melahirkan tokoh-tokoh politik, pejabat negara, mulai dari bupati hingga Gubernur. Untuk itu dikatakan Agungm sudah seharusnya AMPI merupakan organisasi yang besar," beber dia.
Orientasi pengurus DPP AMPI sendiri digelar Sabtu (11/2) lalu. Selain Agung, seluruh calon pengurus DPP AMPI juga mendapat pengarahan dari ketua umum DPP AMPI 1994-1998, Indra Bambang Utoyo. Indra memacu militansi para kader Golkar dengan berseru di depan seluruh calon pengurus DPP AMPI “Sekali AMPI tetap AMPI”, sekali Golkar tetap Golkar”.
Lalu ada tambahan pengarahan dari Rambe Kamarul Zaman, Komisi II DPR RI Fraksi Golkar. Rambe yang pernah menjadi Sekjen AMPI sedikit membahas tentang UU Pemilu terbuka atau tertutup di depan calon pengurus AMPI agar memahami tentang kebijakan DPP partai Golkar.
Rangkaian kegiatan orientasi pengurus DPP AMPI di tutup oleh TB. Iman Ariyadi yang merupakan Walikota Cilegon dan Mantan Ketua DPD AMPI Provinsi Banten.(mam/JPG)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
