Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Februari 2017 | 22.37 WIB

Anies-Sandi Jadi Korban Kampanye Hitam, Timses Geram

pasangan Anies - Sandi - Image

pasangan Anies - Sandi


JawaPos.com - Meski sudah memasuki masa tenang, kampanye hitam dan fitnah masih terus menyerang pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Upaya itu dikhawatirkan akan semakin memperkeruh suasana yang sudah memanas.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, M.Taufik mengatakan upaya fitnah dan kampanye hitam ke paslon nomor tiga tersebut bahkan semakin masif. Hal itu terlihat saat ditemukannya dua truk yang berisi 900 ribu lembar selebaran yang berisi kampanye hitam Anies-Sandi. "Itu ditemukan Panwas. Dan itu sudah jelas," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima JawPos.com, Senin (13/2).

Taufik kaget ketika mengetahui ada 900 ribu seleberan kampanye hitam. Dengan temuan itu, bagi politikus Partai Gerindra ini, justru mengkonfirmasi kekhawatiran selama ini bahwa terdapat berbagai upaya kecurangan dalam pilgub kali ini. "Apalagi saat ini pemerintah sedang berusaha memerangi hoax dan fitnah," ujar dia.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menyatakan bahwa upaya fitnah melalui selebaran itu merupakan puncak dari rangkaian tuduhan yang diterima oleh pasangan Anies-Sandi. Fitnah terhadap Anies ditemukan dari soal paham keagamaan sebagai syiah atau wahabi.


Lalu juga tuduhan aktif dalam Jaringan Islam Liberal (JIL), tuduhan poligami, korupsi Tunjangan Profesi Guru 23 triliun dan berbagai tuduhan lainnya. "Sebagian ditemukan di media sosial, dalam bentuk selebaran gelap atau pesan berantai melalui Whatsapps," katanya.

Wakil Ketua DPRD ini juga meminta agar temuan itu ditindaklanjuti dengan seksama dan serius. Dia pun menggambarkan skala dari fitnah ini. Apabila satu lembar dibaca oleh 10 orang maka yang membaca jumlahnya 9 juta orang. "Itu jumlah yang tidak sedikit, lebih banyak dari jumlah pemilih yang ada di Jakarta" tegasnya.

Dia jugga meminta kepada semua pihak untuk menghentikan upaya fitnah tersebut. Taufik menduga bahwa fitnah  tidak hanya menyerang Anies Sandi, tetapi juga menyasar keluarga paslon nomor urut tiga. Terlebih pemerintah, untuk memastikan bahwa Pilgub DKI diselenggarakan secara jujur dan adil.

"Mari jadikan Pilgub DKI Jujur, Adil dan bermartabat," pungkasnya.(cr2/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore