
Patrialis Akbar
JawaPos.com - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MK) kembali melanjutkan pemeriksaan etik terhadap Hakim MK Patrialis Akbar. Ini merupakan pemeriksaan kedua Patrialis atas dugaan penerimaan suap terkait uji materiil undang-undang. Anggota MKMK Bagir Manan mengatakan, pihaknya berharap bisa memeriksa tersangka lainnya dalam kasus yang menjerat Patrialis.
"Ada beberapa keterangan dari mereka yang sudah kita tanya. Memang mengatakan bahwa ada hal-hal yang berkait dengan etik. Tapi kan kita belum bisa mengatakan itu sebelum lengkap pemeriksaan dengan yang lain," kata Bagir Manan di gedung KPK, Jakarta, Senin (13/2).
Bagir Manan lantas berharap pemeriksaan etik terhadap Patrialis segera rampung dalam waktu yang cukup. "Saya katakan pada waktu lalu itu, kalau bisa dibuktikan telah terjadi pelanggaran hukum yang musti terjadi juga pelanggaran etik. Meskipun kalau orang melanggar etik itu belum tentu melanggar hukum," ujar Bagir.
"Mudah-mudahan setelah ini dapat selesai sampai tidak begitu sore kita lanjutkan di MK bisa selesai. Saya ingin juga selesai," imbuhnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, MKMK memang mengajukan permohonan untuk bisa memeriksa tersangka lainnya.
"Memang kami mendapat surat dari Majelis Kehormatan MK yang meminta dilakukan pemeriksaan pada tersangka lain yakni BHR dan NGF," ujar Febri.
Menurut Febri, apabila MKMK datang untuk koordinasi, pihaknya akan menerima dengan baik demi kebaikan MK kedepan. Namun, apabila meminta memeriksa tersangka lain di kasus ini untuk memutuskan sidang etik pada Patrialis. "Kami kira kalau untuk kebutuhan pemeriksaan etik yang lalu sudah cukup," pungkasnya. (Put/jpg)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
