
Belum kenyang makan sate, maling tas wasit futsal dihajar warga di Pasar Purun Kecil, Mempawah, Kalbar.
JawaPos.com - Open Turnamen Futsal se-Kalbar di Desa Sungai Purun, Pinyuh, Mempawah itu sempat terhenti, Sabtu (11/2) malam. Bukan karena perkelahian antarpemain, melainkan tas wasit diembat maling.
Para pemain yang sedang bertanding menyatukan barisan, membantu wasit mencari tasnya yang hilang. Mereka mengelilingi kawasan lapangan futsal, mencari maling yang beraksi di ruang ganti pemain dan wasit, namun pelaku tidak ditemukan.
Korban yang bernama Marsaid, 43, mengaku, tas miliknya berisikan dompet dan handphone. Tidak hanya uang, kartu identitas dan surat-surat penting ada di dompetnya. Tas miliknya diembat maling ketika dia memimpin pertandingan futsal. “Saat melihat dalam ruang ganti, tas saya sudah tidak ada. Saya langsung melapor kepada panitia,” ungkap Marsaid dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Senin (13/2).
Panitia Open Turnamen Futsal mencari informasi kepada juru parkir. Dicurigai seorang penonton yang datang dan pergi tergesa-gesa. “Mengetahui hilangnya tas milik tiga orang wasit, kami mencari informasi dan akhirnya muncul kecurigaan pada salah seorang penonton,” kata M. Zainul, Ketua Panitia Penyelenggara Open Turnamen Futsal se-Kalbar.
Menurut saksi mata yang Zainul tanya, mereka mengatakan, maling yang menggondol tas para wasit itu menggunakan rambut palsu. Modusnya melakukan penyamaran agar tidak dicurigai pantia dan penonton lainnya. Kemudian pelaku membawa tas milik para wasit dan kabur mengendarai sepeda motor ke arah Pasar Purun.
Beberapa orang panitia mengejar pelaku ke Pasar Purun Kecil. Mereka menemukan pria yang dicurigai itu sedang asyik makan sate. Pelaku tak mencurigai kedatangan panitia Open Turnamen Futsal tersebut. “Saat kami datangi, pelaku sedang lahapnya makan sate,” kesal Zainul.
Ketika digeledah, panitia menemukan tas wasit yang hilang. Sate belum habis dimakan, pelaku langsung diamuk warga yang berada di Pasar Purun Kecil. “Massa yang berada di lokasi geram atas tindakan maling tersebut dan memukulnya. Tak lama kepolisian datang mengamankannya,” papar Zainul.
Zainul pun berterima kasih kepada para panitia yang bekerja sesuai bidangnya. Termasuk yang bertugas menjaga keamanan selama Open Turnamen Futsal ini digelar. “Andai saja kita tidak melihat dan memperhatikan pelakunya, pasti acara kita tidak berlangsung aman dan sukses,” tutupnya. (sky/fab/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
Prediksi Skor Rennes vs Paris Saint-Germain di Liga Prancis 2026/2027: Les Parisiens Bisa Kesulitan!
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
