
Jafri Sastra sempat marah besar saat pemainnya tak bisa mengikuti instruksi.
JawaPos.com - Pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra, tak bisa menahan marah. Semprotan sang pelatih membuat sesi latihan Mitra Kukar di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Minggu (12/2) pagi, tiba-tiba senyap.
“Bola seperti itu saja kamu tidak becus! Padahal tidak ada lawan yang menghalangi. Kalau tidak serius latihan, silakan angkat kaki!” teriak Jafri. Dia meluapkan kemarahan lantaran salah satu pemain dianggap tidak serius menjalankan instruksinya.
Pelatih berdarah Minang itu memang dikenal tegas. Dia tidak segan melontarkan kalimat pedas kepada pemain yang dianggapnya tidak serius mengikuti sesi latihan. Sebagai pelatih, dia memang menginginkan seluruh pemain bisa bersikap profesional.
“Kita di tim ini mendapatkan gaji yang tidak sedikit. Kalau tidak profesional, silakan saja angkat kaki!” tegas pelatih asal Padang, Sumatra Barat, itu.
Meski demikian, amarah ayah dua anak itu hanya bertahan di lapangan. Satu sentimeter meninggalkan lapangan, hatinya tak lagi menaruh dendam. “Saya hanya tidak suka jika ada pemain yang menganggap latihan itu sebagai hal sepele. Terlebih jika itu dilakukan pemain muda. Padahal, pemain yang lebih senior mengikuti latihan dengan serius,” imbuh eks pembesut Persipura Jayapura tersebut.
Pelatih dengan lisensi A AFC itu melanjutkan, tidak ada pelatih yang ingin membuat pemainnya tidak berkembang. Justru kebalikannya. Setiap pelatih ingin pemainnya mengalami progres yang baik dari hari ke hari.
“Saat di lapangan, mereka semua sedang bekerja untuk tim. Begitu juga saya. Tentu manajemen menggaji tim ini bukan untuk bercanda, tapi bekerja. Kalau di luar lapangan, saya tidak akan ikut campur urusan pemain,” ujar Jafri.
Apalagi, latihan kemarin dianggap penting lantaran selama dua hari terakhir tim diberi masa rehat. Selanjutnya, Naga Mekes akan melakoni partai superberat menantang juara Indonesia Soccer Championship (ISC), Persipura, Rabu (15/2) lusa.
Sebab itu, pelatih 51 tahun itu menginginkan timnya bisa lebih serius melakukan persiapan. “Laga terakhir kita bukan pertandingan yang mudah. Semua tim masih punya peluang lolos, termasuk Persipura. Jangan sampai kita terlena dan menyesal pada akhirnya,” pungkasnya. (don/zal/k16/ira/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
