
MEMOTIVASI: Mensos Khofifah Indar Para- wans a (tiga dari kanan) menghadiri majelis zikir Al Khidmah Minggu (12/2) di Alun-Alun Sidoarjo.
JawaPos.com – Ribuan jamaah berkumpul di Alun-Alun Kota Delta, Minggu (12/2). Mereka datang untuk menghadiri Majelis Dzikir Al Khidmah. Yang menarik, kegiatan itu dihadiri dua tokoh yang disebut-sebut bakal bersaing dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 2018. Yakni, Khofifah Indar Parawansa (menteri sosial) dan Saifullah Yusuf (Wagub Jawa Timur).
Majelis zikir tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo. Di antaranya, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sullamul Hadi Nurmawan, Kapolresta Kombespol Muhammad Anwar Nasir, dan Dandim 0816 Letkol Inf Fadli Mulyono.
Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, Khofifah hadir dalam majelis tersebut sebagai pejabat pemerintah. Sementara itu, Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf, diundang panitia sebagai wakil PB NU. Maklum, di jajaran kepengurusan PB NU, Gus Ipul memang termasuk salah seorang ketua.
Gus Ipul datang lebih dulu. Khofifah hadir sekitar 15 menit setelahnya. Gus Ipul duduk di panggung depan, sedangkan Khofifah duduk di sebelah kiri panggung bersama para jamaah perempuan.
Dalam sambutannya, Khofifah menyatakan bahwa zikir bersama merupakan agenda rutin. Dia mengungkapkan, kegiatan yang sama pernah dilakukan di daerah lain sebelumnya. ’’Di dalam ajaran agama, diterangkan barang siapa ingin ketenangan, perbanyaklah berzikir,’’ jelasnya.
Perempuan yang juga menjabat ketua umum PP Muslimat NU itu menghadiri kegiatan tersebut untuk mendoakan keselamatan bangsa. Dengan berzikir, ketenangan, kedamaian, dan ketenteraman akan tersemai dengan sendirinya. ’’Banyak cara yang bisa dilakukan. Zikir adalah salah satunya,’’ katanya.
Khofifah juga mengajak para jamaah menjaga anggota keluarga masing-masing dari bahaya pengaruh ajaran radikal. Dia menegaskan, berjihad tidak selalu harus dilakukan dengan berperang. ’’Istiqamah puasa sunah, berzikir, dan bersedekah juga termasuk jalan kebaikan,’’ ungkapnya.
Dia juga berharap semua daerah terbebas dari anak jalanan (anjal) pada tahun ini. Menurut dia, pejabat daerah bisa mencontoh program yang sudah berlangsung di Kedungkandang, Malang. ’’Diresmikan awal tahun ini,’’ ucap Khofifah.
Dalam mencari solusi untuk menghilangkan anjal, lanjut dia, pemerintah harus melaksanakan kebijakan yang bersifat satu paket. Artinya, yang menjadi fokus bukan hanya anjal, tapi juga orang tuanya. ’’Dilakukan pendekatan ekonomi,’’ ujarnya.
Khofifah menyatakan, di Kedungkandang, terdapat program pemberdayaan yang tidak hanya ditujukan bagi anjal, namun juga gelandangan dan pengemis (gepeng). ’’Dibangun sebuah gedung sebagai tempat agar mereka bisa bekerja,’’ tuturnya.
Dia berharap pemerintah daerah tidak diam dalam mencari solusi untuk menghilangkan permasalahan sosial tersebut. Khofifah menuturkan, pihaknya tidak akan lelah memberikan motivasi dan menilai kinerja yang dijalankan pemerintah daerah. ’’Jangan sampai ada eksploitasi anak,’’ jelasnya.
Sementara itu, selain menyampaikan beberapa harapan, Gus Ipul seperti biasa melontarkan beberapa joke yang membuat jamaah tertawa. ’’Mohon maaf para kiai dan habaib, saya dipaksa panitia memberikan mauidlah. Padahal, banyak habib dan kiai yang lebih alim. Apalagi, sudah ada sambutan Bu Mensos. Saya semestinya tidak perlu memberikan sambutan,’’ katanya. (edi/c23/hud/sep/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
