
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) memadamkan kebakaran lahan di Jalan MT Haryono Sampit. Api juga melalap kebun karet di Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, Kalteng.
JawaPos.com - Kobaran api membakar lahan di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng. Tidak hanya lahan kosong yang jadi santapan si jago merah, namun juga kebun warga yang mana menjadi tempat mata pencaharian sehari-hari. Seperti halnya, kebun karet warga Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, api menghanguskan kurang lebih 2.000 batang pohon karet milik Abdul Hadi, Jumat (10/2) siang.
”Kurang lebih 2.000 pohon karet yang terbakar. Saat ini api berhasil padam. Pemadaman hanya dilakukan secara manual, yaitu ditebas untuk membuat sekat saja, enggak ada alat bantu,” ujar Junaidi, warga yang ikut memadamkan api tersebut.
Dia menuturkan, kebun karetnya berdekatan dengan perkebunan besar swasta (PBS). Dia menaksir kerugian mencapai puluhan juta. ”Padahal baru satu minggu ini tidak ada hujan, tetapi aneh saat ini cuacanya panas dan cepat mengeringkan semak,“ ujarnya.
Junaidi mengaku tengah melintas di kawasan areal kebakaran saat menjemput anaknya pulang dari sekolah. Seketika dia melihat ada kepulan asap. Ternyata kebun karet yang terbakar dan dia langsung menghubungi petugas keamanan perusahan PT WNL. Petugas dari perusahaan langsung memadamkan api. “Api sudah padam di kebun tetapi di semak belukar gambur masih ada yang hidup,” ujarnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kotim Sugian Noor menyatakan belum ada laporan dari kades atau camat terkait adanya kebakaran lahan sehingga DPKP tidak menurunkan tim.
Dalam satu pekan terakhir, sedikitnya ada empat titik kebakaran lahan yang telah dipadamkan, yaitu di Jalan MT Haryono Barat, Jalan HM Arsyad, ruas jalan lingkar selatan, dan Jalan Kapten Mulyono. Lahan yang terbakar pada umumnya semak belukar berupa gambut.
Menyikapi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan mengadakan rapat koordinasi besok, Selasa (14/2). Koordinasi ini sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di musim kemarau panjang yang diprediksi hingga Juni 2017. Rapat koordinasi akan melibatkan 68 perwakilan instansi se-Kotim.
”Kita upayakan agar kebakaran 2015 lalu tidak terulang lagi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kotim Sugian Noor, Minggu (12/2).
Mengenai kebakaran yang terjadi baru-baru ini. Di Jalan Kapten Mulyono, MT haryono, HM Arsyad dan Lingkar Selatan, kemarin kebakaran terjadi menghanguskan perkebunan karet milik warga di Kecamatan Cempaga Hulu. (mir/ang/yit/fab/JPG)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
