
Truk KH 1524 QW tergeletak di Jalan Tjilik Riwut tepat di depan Stadion 29 Nopember pasca menabrak median jalan, Sabtu (11/2).
JawaPos.com - Kecelakaan terjadi di Sampit, Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebuah truk CPO terguling dan menabrak median Jalan Tjilik Riwut tepat di depan Stadion 29 Nopember, Sabtu (11/2). Diduga truk berusaha kabur dengan kecepatan tinggi pasca menyerempet pesepeda.
Saksi mata Muhammad Pramuja menuturkan, sekitar pukul 13.00 WIB ada dua remaja perempuan bersepeda beriringan dari arah Kota Sampit. Tiba-tiba truk warna hijau biru melintas dengan kecepatan tinggi.
“Kayanya kena stang (sepeda) pesepeda terpental ke samping. Lalu terkapar, gak melihat ada darah,” ujar Pramuja di lokasi ambruknya truk bernomor polisi KH 1524 QW tersebut, dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Senin (13/2).
Melihat kejadian itu, Pramuja bersama sang ayah berusaha mengejar truk. Dia berujar, truk berbelok-belok seperti zigzag hingga oleng, lalu menabrak median dan terbalik di tengah jalan.
Sang sopir kemudian keluar dari dalam truk. Dia sempat lari ke warung di dekat lokasi kejadian. Setelah itu, sopir diamankan di Polsek Baamang untuk menghindari amukan massa.
”Saya kan kasihan melihat yang jatuh itu, ngejar dengan ayah saya menggunakan sepeda motor. Truk nabrak, sopir gak apa-apa langsung loncat keluar.
Sementara itu, korban bernama Mi'atin Sa'adah ditolong oleh warga sekitar lalu dilarikan ke Puskesmas Baamang Unit II. Korban mendapat sejumlah jahitan akibat luka sobek dibagian kepala.
”Kami bersepeda beriringan, saya di belakang dia (korban) di depan. Kami bersepeda pelan saja dan di pinggir jalan. Truk lewat mepet, teserempet langsung jatuh ke samping dan gak sadarkan diri,” ucap Nata ditemui di depan ruang UGD Puskesmas.
Menurutnya, mereka baru pulang sekolah. Bersepeda dari SMAN 3 Sampit menuju Bumi Raya 1. Dia mengaku syok tapi melihat dengan jelas truk menyenggol sang teman. Pelajar kelas X itu membenarkan sang sopir melaju dengan kecepatan tinggi.
Namun, Agus sang sopir membantah kalau dirinya menabrak pesepeda. Dia mengaku tidak tahu ada peseda jatuh di jalan yang dilaluinya. Dijelaskannya, truk menuju daerah Samekto. Ketika di jalan, ada kerusakan pada truk yang dikendarainya.
”Terus nabrak pot bunga dan terguling. Gak ada liat anak jatuh. Gak ada unsur senggol lari, mungkin anak itu kaget (melihat truk terguling),” tegas Agus saat berada di Polsek Baamang.
Sopir truk ini lalu dijemput oleh Satlantas Polres Kotim untuk dimintai keterangan. Sementara korban masih dirawat intensif di Puskesmas Baamang Unit II. (ara/gus/fab/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
