
Ilustrasi
JawaPos.com - Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta sudah memasuki masa tenang. Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur dilarang berkampanye. Termasuk tim sukses dan relawan, juga tidak boleh kampanye. Alat peraga kampanye Pilgub DKI juga sudah mulai ditertibkan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti mengatakan, masa tenang harus dipatuhi semua pihak. Masa tenang juga berlaku di dunia maya.
"Akun-akun media sosial (medsos) yang di daftarkan kepada KPU Provinsi DKI harus dinonaktifkan. Medsos harus tenang, di dunia nyata tenang, di dunia maya juga. Semua pihak harus menjaga situasi damai," tutur dia, Minggu (12/2).
Pada Simulasi Pengawasan Pemilu Partisipasi berbasis IT, Mimah membeberkan sejumlah alasan, mengapa medsos juga harus tenang. Menurut dia, kalau medsos masih digunakan untuk kampanye, nanti semua paslon, punya potensi kampanye di luar jadwal.
"Kampanye di medsos dibolehkan saat masa kampanye. Di masa tenang, medsos juga tidak boleh kampanye. Itu kena tindak pidana pemilu kalau dilakukan," ujar Mimah. Selain itu, warga juga jangan berkampanye di medsos. Sebab nanti dapat kena pidana pemilu. "Kami juga meminta jangan banyak fitnah di medsos," kata dia.
Pengawasan pemilu partisipasi berbasis IT, pada prinsipnya untuk memperlancar proses pengawasan. Bahkan dapat menjadi data pembanding, bila terdapat peristiwa di TPS. Terkait pengawas TPS, Mimah telah meminta mereka untuk mawas diri. Seperti pemilih yang menggunakan suket, atau e-KTP, namun tidak masuk DPT harus dicek.
Mimah mengatakan, saat masa tenang, pihaknya akan tetap memaksimalkan pengawasan. Menurutnya, semua tahapan pilgub harus diawasi. Politik uang, berpotensi terjadi di semua tahapan pilgub. Tidak ketinggalan, wasit pemilu itu mengingatkan birokrasi untuk menjaga netralitas. (dai/yuz/JPG)

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
