
Ilustrasi
JawaPos.com - Nahas dialami Mohamad Rija Abdul. Bocah berusia 8 tahun itu tewas tenggelam di folder serapan air di Jalan Pengasinan Raya, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Sabtu (11/2). Nyawa korban tak bisa diselamatkan setelah tenggelam di kolam dengan kedalaman lima meter.
”Setelah ditemukan korban sudah tak bisa diselamatkan lagi,” kata Wakil Ketua Satuan Tugas di Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono. Dia menceritakan, kejadian ini bermula ketika korban bersama temannya sedang mencari ikan di kolam tersebut.
Namun, tak berapa lama, korban menceburkan diri ke dalam kolam dengan maksud menangkap ikan yang dilihatnya. ”Korban melihat ada ikan, dan nekat menceburkan diri,” katanya. Diduga, kata Karsono, korban tidak mengetahui kedalaman kolam air tersebut. Saat korban tak bisa berenang, rupanya dia berusaha meminta pertolongan kepada rekannya.
Sayang, rekannya tak bisa berbuat apa-apa karena tidak bisa berenang juga. Disitu, rekannya baru mencari pertolongan lain. ”Temannya langsung lari, dan meminta pertolongan kepada Security SMK Bina Karya Mandiri 1, bernama Ronny. Tapi sekembali ke lokasi, korban sudah hilang tenggelam, selanjutnya anggota BPBD datang dan berhasil mengevakuasi korban,” kata Karsono juga.
Sayangnya, ketika petugas melakukan evakuasi, kata Karsono, nyawa korban tak bisa diselamatkan lagi. Dia menduga, korban sudah terlalu dalam tenggelam di dasar kolam. ”Kami menemukan jasadnya namun dalam keadaan meninggal, selanjutnya kami langsung mengantar jasad korban ke rumah orangtuanya,” tandasnya. (dny/yuz/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
