Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Februari 2017 | 12.48 WIB

Kongres Garda Pemuda Nasdem Bahas Dua Hal Ini

Kongres Garda Pemuda Nasdem Bahas Dua Hal Ini - Image

Kongres Garda Pemuda Nasdem Bahas Dua Hal Ini

JawaPos.com - Organisasi sayap Partai NasDem, Garda Pemuda NasDem menggelar kongres di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/2). Kongres yang memiliki tema "Bangkit Memimpin Perubahan" itu membahas dua hal terkait perkembangan situasi Indonesia.

Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem Martin Manurun mengatakan bahwa di dalam kongres ada dua hal yang dibahas. Pertama, kongres akan merumuskan beberapa hal yang menjadi keprihatinan atas kondisi bangsa dan negara saat ini.

"Apa yang kira-kira permasalahan yang kami perlu desak kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla," kata Martin, Minggu (12/2).

Menurut dia, ada persoalan mendasar yang beberapa bulan terakhir terjadi. Yaitu kualitas pemahaman dan kualitas tindakan pemuda sebagai anak bangsa terkait Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan kesepahaman bersama dalam NKRI.

Kedua, pembahasan kongres adalah terkait Garda Pemuda NasDem yang memasuki periode baru, sehingga akan memilih ketua umum yang baru. "Itu masalah yang akan dibahas dalam kongres I Garda Pemuda Nasdem," ucap dia.

Selain itu dia juga menyayangkan kondisi saat ini, melihat merajalelanya provokasi demi hasrat dan nafsu kekuasaan, yang bahkan bisa membahayakan sendi-sendi bernegara.

Martin membantah, dalam kongres yang dihadiri pengurus dari 34 DPW seluruh Indonesia ini membicarakan soal permasalahan bangsa lantaran melihat kondisi Ibu Kota yang menggelar Pilkada tahun ini.

"Ini bukan hanya soal pilkada di Jakarta, tapi kami melihat sebagai organisasi kepemudaan, yang berdiri, lahir untuk menjaga Pancasila dan UUD 45, serta Bhineka Tunggal Ika, maka kami melihat pemerintah perlu melakukan langkah tegas, untuk bisa menjamin keutuhan dan keberlangsungan bangsa," terang dia.

Dia juga berkata, pemuda Indonesia seharusnya tidak bisa melakukan pembiaran terhadap kelompok yang menggerogoti dasar negara. "Pancasila dan keberagaman yang sudah menjadi satu sistem yang built-in dalam negara dan bangsa kita. Jadi bukan soal pilkada ini," tukas dia. (elf/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore