
BERSAMA: Warga RT 1, RW 5 Kelurahan Singosari menggelar pengajian kemarin.
Warga RT I, RW V, Kelurahan Singosari, begitu berduka dengan kebakaran yang menghanguskan kediaman Edi Supardi dan Nanik Candra. Sejumlah kegiatan dilakukan pasacainsiden yang merengut nyawa pasutri tersebut.
ARIS IMAM MASYHUDI
SUASANA di Jalan Kapten Dulasim gang I begitu khusyuk Sabtu (11/2) sore. Di atas tikar yang digelar di sepanjang gang depan lokasi kebakaran, sekitar 30 anak yatim dari Yayasan Khoirunnisa berbaur bersama ibu-ibu dan anak yang tinggal di sana.
Seluruh peserta kompak mengenakan pakaian putih. Bersama-sama, mereka membaca ayat suci Alquran. Mereka juga memanjatkan doa keselamatan.
Warga RT I, RW V, Kelurahan Singosari, sengaja mengundang anak yatim untuk berdoa bersama. ”Kegiatan ini adalah kesepakatan seluruh warga,” kata Sri Mulyani, warga setempat.
Setelah insiden kebakaran yang merengut nyawa Edi dan Nanik, warga memang berinisiatif menggelar selamatan. Salah satu tujuannya adalah mendoakan keselamatan warga agar tak ada lagi musibah di sana. Karena itu, acara tersebut juga melibatkan anak yatim. ”Kami yakin, doa anak yatim sangat mustajab,” lanjut Sri.
Kegiatan itu tak hanya digelar ibu-ibu, tetapi juga bapak-bapak di kampung. Momen tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap musibah yang dialami pasangan itu. ”Bagaimanapun, kami sangat menghormati mendiang,” kata Susilo, ketua RT.
Meski tak hadir di sana, keluarga mendiang Edi-Nanik sangat mendukung kegiatan tersebut. ”Mereka berterima kasih atas apa yang dilakukan warga,” imbuh Susilo.
Perhatian warga terhadap Edi-Nanik memang sangat besar. Setelah insiden itu, warga membersihkan bagian depan rumah Edi-Nanik yang diberi police line. Hampir setiap malam, ada orang yang stand by di sana. ”Kami tidak ingin terjadi apa-apa di rumah itu. Sebab, di dalamnya, masih cukup banyak barang,” jelas Susilo.
Bukan hanya itu, warga berbondong-bondong mengunjungi makam Edi-Nanik di Surabaya. ”Di mata warga, Koh Sien (sapaan Edi, Red) adalah tetangga yang baik,” ujar Susilo. Pasangan tersebut sangat akrab dengan warga di kawasan permukiman itu. ’’Setiap hari, mereka cangkrukan di depan rumah bersama para tetangga,’’ imbuhnya. (*/c18/ai/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
