
Ilustrasi
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang tetap mengimbau warga tetap siaga bencana, terutama di wilayah bantaran sungai. Sesuai surat keputusan (SK) bupati, status siaga waspada bencana akan berlangsung hingga Maret.
Sekadar diketahui, pada Jumat (10/2), sejumlah wilayah di Kabupaten Serang dilanda banjir akibat hujan deras yang mengakibatkan daerah aliran sungai (Das) Meluap.
Sebanyak dua kecamatan yang terkena dampak banjir, yakni di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, serta Kampung Ciseke, Desa Batukuwung dan Kampung Sukamaju, Desa Citasuk di Kecamatan Padarincang. Pada sabtu (11/2) banjir meluas hingga ke Kecamatan Kibin dan Kragilan.
Luapan sungai merendam hingga tiga kampung di Kragilan. Beruntung, kondisi banjir masih bisa ditangani sehingga tidak ada upaya evakuasi warga.
Relawan BPBD Kabupaten Serang Jhoni Ewangga menyatakan, banjir yang melanda Desa Tengkurak akibat luapan DAS Ciujung aliran air dari Bendung Pamarayan. Katanya, hari itu juga langsung ditangani Tim reaksi cepat (TRC) pusat pengendalian operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang.
Kata Jhoni, saat hujan ketinggian air di Bendung Pamarayan mencapai 310 sentimeter dengan debit air 749 meter kubik per detik. Sementara wilayah yang terkena dampak banjir, terendam dengan ketinggian sekira 20 sentimeter. Jhoni memperkirakan, jika cuaca kembali hujan lebat, maka bisa berdampak banjir susulan.
“Ada 15 wilayah yang berada di bantaran sungai yang harus diwaspadai bakal terkena banjir,” katanya seperti ditulis Radar Banten (Jawa Pos Group), Minggu (12/2).
Ke-15 wilayah itu, meliputi Kecamatan Pamarayan, Bandung, Kibin, Kragilan, Cikande, Ciruas, Pontang, Tanara, Tirtayasa, Petir, Jawilan, Lebakwangi, Tunjung Teja, Carenang, dan Kecamatan Binuang.
Sebelumnya, Babinsa Koramil Padarincang Serda Denny Rahmatullah menyatakan, di wilayahnya ada dua desa yang terendam banjir pada Jumat (10/2). Yakni, Kampung Ciseke, Desa Batukuwung dan Kampung Sukamaju, Desa Citasuk yang menjadi langganan banjir. Katanya, banjir akibat luapan Sungai Cikalumpang menuju cagar Alam Rawa Danau.
“Di Ciseke sekitar 35 rumah, Sukamaju sekitar 72 rumah. Alhamdulilah, sekarang sudah surut, tapi, cuaca masih berpotensi hujan dan debit air akan bertambah,” ujarnya. (zai/nas/JPG).

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
