
Ilustrasi
JawaPos.com - Kejadian di Jayapura ini memiriskan. Setelah menemukan 49 bocah yang diduga mengisap narkoba jenis ganja, Selasa (7/2) lalu, Polsek Nimbokrang kembali menemukan 38 bocah yang diduga pernah mengisap ganja.
Penemuan 38 bocah ini menurut Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Urbinas, melalui Kapolsek Nimbokrang, Ipda Sugarda merupakan hasil pengembangan kasus sebelumnya.
“Dari hasil pengembangan terhadap 49 anak yang sebelumnya diamankan karena mengisap ganja, kami menemukan 38 anak lainnya yang diduga pernah mengisap ganja. Dengan demikian total ada 87 anak,” ungkap Sugarda sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Kamis (9/2).
Sugarda mengatakan, 38 anak yang diduga pernah mengisap ganja ini, juga akan menjalani pembinaan bersama 49 anak yang lebih dahulu ditemukan mengkonsumsi ganja. Pembinaan ini langsung dilakukan Polsek Nimbokrang dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura.
Disinggung mengenai asal ganja yang dikonsumsi para bocah ini, Sugarda mengatakan berdasarkan pengakuan tiga anak yang diduga sebagai pengedar, ganja tersebut berasal dari daerah Nimbokrang, Genyem dan, Sentani Kabupaten Jayapura serta dari Abepura, Kota Jayapura.
“Anak-anak ini mengaku membeli ganja dalam kantong plastik kapur pinang per bungkus dengan harga 50 ribu rupiah. Ganja tersebut kemudian dijual kembali di daerah Nimboran dan Nimbokrang,” jelasnya.
Secara terpisah Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Albert Yoku mengaku prihatin dengan adanya puluhan anak-anak yang mengkonsumsi ganja di Nimbokrang.
Untuk itu, tokoh agama menurut Pdt. Albert Yoku memiliki peran yang sangat penting dalam memagari masyarakat terhadap bahaya peredaran narkoba.
“Siraman rohani yang diterjemahkan dalam kitab suci perlu disampaikan terus kepada umat, sehingga mereka dapat membentengi dari bahaya narkoba yang saat ini. Semua kegiatan yang dibuat oleh pemerintah dan kita di agama tujuannya adalah kami menyiapkan mental dan spiritualnya,” ucapnya.
(bet/yan/nat/sad/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
