
Ustad Bachtiar Nasir
JawaPos.com - Ketua dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Ustaz Bachtiar Nasir telah menjadi terperiksa di kasus makar yang menjerat Rachmawati Soekarnoputri. Dia diperiksa bersama petinggi Front Pembela Islam, yakni Habib Rizieq Shihab.
Meski begitu, pria yang kerap mengenakan peci itu meminta umat yang mendukung dia agar jangan membenci aparat penegak hukum. Apalagi sampai terprovokasi.
Dia menerangkan bahwa ketika dia diperiksa di Polda Metro Jaya, dia selalu diinterogasi dengan baik oleh para penyidik. Hal yang sama kata dia juga dialami Habib Rizieq. "Mereka yang periksa saya sama habib, itu orangnya baik," kata Bachtiar di Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2).
Namun dia menduga ada kekuatan lain yang akan merusak umat Islam. Kekuatan itu yang memicu umat Islam terprovokasi dan mudah mengeluarkan kata-kata kasar di media sosial.
"Ada yang ingin kita merasa was-was dalam diri kita yang buat kita mencurigai, lalu keluar kata-kata kotor di medsos itu cermin isi hati kita yang kotor. Itulah ulah jin dan manusia, kadang tidak kita sadari," ujarnya. (elf/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
