
Ilustrasi
JawaPos.com- Meski sudah bolak-balik diingatkan agar tidak main hakim sendiri, korban jiwa karena kebrutalan massa kembali terjadi di Kota Delta. Jumat (10/2), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas dihajar massa saat tepergok menjalankan aksi.
Kejadian itu berlangsung di Desa Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo, pukul 02.00. Berdasar kartu identitas yang ditemukan, pelaku curanmor tersebut bernama Kuswanto, 26, warga Desa Bajulan, Loceret, Nganjuk.
Berdasar informasi, pelaku beraksi seorang diri. Sasarannya adalah motor Honda Supra bernopol W 2435 PW yang terparkir di depan warung kopi. Dengan santai, Kuswanto berjalan ke arah motor itu. Dalam sekejap, dia dapat menyalakan mesin. Meski begitu, upayanya tidak berjalan mulus. Bunyi mesin motor yang menyala ternyata didengar Hakim, 19, pemilik motor.
Warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian langsung berteriak maling. Lantangnya teriakan Hakim membuat massa langsung berduyun-duyun datang. Kuswanto yang kaget spontan mengambil langkah seribu. Bahkan, dia sempat memanjat atap rumah warga untuk bersembunyi dari kejaran massa. Namun, strateginya sia-sia.
Massa yang mengetahui keberadaan Kuswanto langsung menangkapnya. Sayang, warga tidak bisa mengendalikan emosi. Mereka menghajar Kuswanto secara beringas. Beberapa warga lain melaporkan kejadian itu kepada polisi. Begitu mendapat laporan, petugas bergegas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Pelaku lantas dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Namun, dia tewas karena luka yang diderita. ”Terluka parah di bagian kepala,” ujar Kapolsek Waru Kompol Muhammad Fatoni.
Menurut dia, sejumlah warga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. Motor milik korban yang sempat dibawa pelaku diamankan di mapolsek sebagai barang bukti. ”Belum bisa dipastikan apakah pelaku bagian berasal dari sebuah jaringan,” terangnya.
Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Manang Soebeti menyayangkan adanya insiden itu. Bagaimanapun, menganiaya pelaku kejahatan tidak bisa dibenarkan. ”Orang yang main hakim sendiri dapat dipidana,” tegasnya. (edi/c16/pri)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
