Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Februari 2017 | 01.20 WIB

ITJI Minta Polisi Serius Usut Kekerasan Terhadap Pers di Aksi 112

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI


JawaPos.com - Ketua Umun Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana mengecam kekerasan terhadap yang dilakukan oleh oknum terhadap dua wartawan Metro TV dalam Aksi Bela Ulama 112.



Menurutnya, aparat kepolisian harus serius dan bersikap tegas menindak siapapun baik masyarakat sipil maupun non sipil. Akibat pemukulan tersebut salah satu wartawan Metro TV bernama Desi mengalami luka serius di bagian kepala. Dia dipukul oleh oknum peserta aksi 112 menggunakan bambu. "Ini telah mengancam dan melakukan tindak kekerasan kepada para jurnalis," ujar Yadi kepada JawaPos.com, Sabtu (11/2).



Yadi juga meminta aparat menjamin dan melindungi para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya. Sekaligus meminta kepada semua pihak jika merasa dirugikan atas pemberitaan agar memproses melalui mekanisme yang berlaku, seperti menggunakan hak jawab, dan meminta koreksi.



Sebelumnya, dua wartawan Metro TV mendapatkan kekerasan oleh massa peserta Aksi Bela Ulama 112 di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.



Desi selaku reporter Metro TV mengaku mendapat kekerasan di bagian kepalannya, karena mendapatkan hantaman dari batang bambu oleh massa peserta aksi. "Mukul pake bambu dari atas, samping lalu kita juga dilempar pake gelas air mineral," ujar Desi di lokasi, Sabtu (11/2).



Semantara kameramen Metro TV, Ucha juga menjadi korban kekerasan oleh peserta aksi. Badannya mendapatkan pukulan dari massa. Bahkan dia mendapatkan ludahan dari massa. "Perut, sama pundak sama diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga nendang dibagian kaki," katanya.



Sementara, Dino kameramen Global TV mengaku, mendapatkan hal yang tidak menyenangkan dari peserta aksi. Pasalnya dia diomeli pada saat menyebutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tanpa ada nama gelar habib. "Mereka bilang semua TV harus ngomong itu Habib Rizieq, jangan cuma Rizieq doang yang sopan," katanya. (cr2/JPG)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore