
ILUSTRASI
JawaPos.com - Ketua Umun Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana mengecam kekerasan terhadap yang dilakukan oleh oknum terhadap dua wartawan Metro TV dalam Aksi Bela Ulama 112.
Menurutnya, aparat kepolisian harus serius dan bersikap tegas menindak siapapun baik masyarakat sipil maupun non sipil. Akibat pemukulan tersebut salah satu wartawan Metro TV bernama Desi mengalami luka serius di bagian kepala. Dia dipukul oleh oknum peserta aksi 112 menggunakan bambu. "Ini telah mengancam dan melakukan tindak kekerasan kepada para jurnalis," ujar Yadi kepada JawaPos.com, Sabtu (11/2).
Yadi juga meminta aparat menjamin dan melindungi para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya. Sekaligus meminta kepada semua pihak jika merasa dirugikan atas pemberitaan agar memproses melalui mekanisme yang berlaku, seperti menggunakan hak jawab, dan meminta koreksi.
Sebelumnya, dua wartawan Metro TV mendapatkan kekerasan oleh massa peserta Aksi Bela Ulama 112 di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.
Desi selaku reporter Metro TV mengaku mendapat kekerasan di bagian kepalannya, karena mendapatkan hantaman dari batang bambu oleh massa peserta aksi. "Mukul pake bambu dari atas, samping lalu kita juga dilempar pake gelas air mineral," ujar Desi di lokasi, Sabtu (11/2).
Semantara kameramen Metro TV, Ucha juga menjadi korban kekerasan oleh peserta aksi. Badannya mendapatkan pukulan dari massa. Bahkan dia mendapatkan ludahan dari massa. "Perut, sama pundak sama diludahin. Mereka pukul pakai tangan, ada juga nendang dibagian kaki," katanya.
Sementara, Dino kameramen Global TV mengaku, mendapatkan hal yang tidak menyenangkan dari peserta aksi. Pasalnya dia diomeli pada saat menyebutkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tanpa ada nama gelar habib. "Mereka bilang semua TV harus ngomong itu Habib Rizieq, jangan cuma Rizieq doang yang sopan," katanya. (cr2/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
