
PS TNI kembali kalah pada laga kedua fase grup Piala Presiden 2017
JawaPos.com - PS TNI berada di ujung tanduk. Pasalnya pada laga Sabtu (11/2), mereka kalah 1-2 dari Bhayangkara FC (BFC). Dari dua laga yang sudah dilakoni di fase grup Piala Presiden 2017, PS TNI belum mendapat poin lantaran pada laga pertama kalah dari Persija Jakarta.
Kans untuk lolos memang masih ada yakni sebagai salah satu dari tiga peringkat ketiga terbaik. Tapi, itu masih tergantung tim lain dan peluangnya pun bisa dibilang sangat tipis. Apalagi, dalam laga pamungkas PS TNI harus bisa menang atas Arema FC dan dengan skor besar. Misi yang bisa disebut mustahil.
Bhayangkara FC yang pada laga pertama kalah dari Arema, akhirnya mendapat kemenangan. Peluang pertama BFC lahir menit ketujuh. Namun tembakan Antoni Putro Nugroho berhasil digagalkan kiper Ravi Murdianto. Masuk menit ke-13, giliran Dendy Sulistyawan yang mengancam gawang Ravi. Namun arah bola melenceng di kiri gawang.
Peluang untuk PS TNI hadir menit ke-16. Sayang sontekan Roni Ariyanto bisa ditepis kiper Wahyu Tri Nugroho. BFC membuka keunggulan pada menit ke-28. Memanfaatkan umpan matang Dendy, heading Jajang Mulyana gagal diantisipasi kiper Ravi.
PS TNI mendapat hadiah penalti setelah Alsan Sanda melanggar Ade Jantra menit ke-36. Manahati Lestusen yang menjadi eksekutor sukses memperdaya kiper Wahyu Tri. Skor kembali imbang 1-1. Namun skor imbang tak berlangsung lama.
Sebab BFC berbalik unggul 2-1 di menit ke-39. Eksekusi tendangan bebas Evan Dimas Darmono tak mempu dijangkau Ravi Murdianto. Keunggulan anak asuh Simon McMenemy bertahan hingga jeda babak pertama.
Permainan PS TNI meningkat setelah keluar dari kamar ganti. Ade Jantra memiliki peran yang sangat penting. Sebab serangan PS TNI selalu dimulai dari kaki eks pemain Persija Jakarta ini. Permainan apik PS TNI membuat pertandingan berlangsung semakin menarik.
Pelatih BFC Simon McMenemy akhirnya menurunkan Firman Utina di menit ke-69. Firman menggantikan Jajang Mulyana. Kehadiran Firman tak memberikan banyak dampak untuk BFC. Mereka lebih memilih bermain aman dengan memperkuat penguasaan bola.
Kondisi ini dimanfaatkan PS TNI untuk mencari momen menyamakan kedudukan. PS TNI mendapat tendangan bebas di masa injury time babak kedua. Tapi eksekusi Alwi Slamet melambung tipis di atas mistar gawang. Skor 2-1 untuk BFC membuat PS TNI tersingkir dari Piala Presiden 2017. (saf/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
