
SIMPATI SESAMA: Para personel Surabaya Voice di Kedai Kreasi. Lagu-lagu yang mereka ciptakan disumbangkan untuk anak berkebutuhan khusus.
Sekumpulan musisi Surabaya dari berbagai genre dan lintas usia bersatu menggarap proyek bermusik bernama Surabaya Voice. Karya-karyanya lantas didedikasikan untuk mereka yang membutuhkan.
BRIANIKA IRAWATI, Surabaya
Bergegaslah untuk masa depan
Menciptakan karya indah untuk sesama
Bergegaslah menjemput impian
Kita peluk bangsa ini dengan karya indah kita…
MALAM beranjak larut. Namun, studio musik yang berada di lantai 2 Kedai Kreasi masih begitu ramai. Sejumlah orang masih sibuk dengan aktivitas bermusik. Di sana terdengar musik pop yang mengalun dan diputar berulang-ulang.
Sesekali alunan musik berhenti. Suasana berganti obrolan. Penuh canda. Namun, yang dibahas adalah musik yang mereka mainkan malam itu. Sebentar kemudian musik yang mereka mainkan kembali mengalun. Enak didengar. Di tengah-tengah lagu, muncul kejutan. Tidak sekadar pop, namun juga kolaborasi dari genrejazz, rap, alternative rock, beatbox, klasik, dan hardcore.
Ya, itulah gambaran aktivitas para musisi yang tergabung dalam Surabaya Voice. Mereka 12 orang. Malam itu mereka sedang menyanyikan single terbaru berjudul Menjemput Masa Depan. Bagi mereka, itu merupakan proyek spesial. Nanti hasil penjualan album mereka sumbangkan ke yayasan sosial. Salah satu di antaranya, Advokasi Sadar Autisme (ASA). ’’Ini proyek sosial yang kami garap bersama-sama,’’ ujar Vembriona Kusumaning Edy, salah seorang anggota kelompok tersebut.
Dia mengungkapkan bahwa musik adalah napasnya. Saban hari yang diutak-atik hanya musik. Mulai mengikuti konser, menciptakan lagu, hingga mengajar musik di sekolah.
Karena itu, Vembriona berpikiran bagaimana agar aktivitasnya tersebut lebih memberikan manfaat. Terutama bagi orang-orang yang membutuhkan. Pemikiran itulah yang menyatukan penyanyi dari berbagai genre dan lintas usia tersebut. ’’Awalnya kami memang nggak kenal satu sama lain. Sekadar tahu,’’ ungkap perempuan yang akrab disapa Nonon tersebut. Kesamaan pandangan yang membuat jumlah anggota kelompok tersebut bertambah. Akhirnya menjadi 13 orang.
Selain Nonon, mereka adalah Sarah Suhada, Eltikei, Kin ’’GEA’’, Raymond Jonan, Mardavia Edy, Andrew Putpax, Bodas, Tiara Degrasia, Ali Ghali, Dini Rambu Piras, Jhagad Mahagita, dan Sol Amrida.
Pada pertengahan 2016, mereka mengadakan pertemuan. Ngobrol-ngobrol singkat, mereka lantas menelurkan misi untuk membantu sesama. Karena itu, lagu-lagu yang mereka ciptakan punbanyak berisi motivasi dan semangat.
Seperti halnya single pertama berjudul Menjemput Masa Depan. Lirik lagu yang ditulis Sol Amrida sebenarnya terdengar ringan. Saat mendengarkan lagu, seseorang terasa diberi ’’sengatan listrik’’. Liriknya menggugah semangat untuk meraih masa depan. Keterbatasan yang dimiliki seseorang seharusnya tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Dalam bentuk apa pun dan kapan pun.
Ide lirik lagu juga mereka dapat dari pengalaman sehari-hari. Mereka sering merinding saat bertemu dengan anak- anak berkebutuhan khusus (ABK). Dengan penuh semangat, penyandang disabilitas tersebut selalu punya cara tersendiri yang unik. Karena itu, semangat mereka harus terus dibangkitkan. ’’Kami berharap, dengan lagu ini, nggak hanya kami, orang lain juga ikut bergerak membantu,’’ ungkap alumnus Universitas Surabaya (Ubaya) tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022