
Ilustrasi
JawaPos.com - Pascainsiden pemukulan yang diduga dilakukan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim terhadap anggota Komisi VII DPR dari fraksi Hanura Muchtar Tompo, mengundang reaksi dari Paguyuban DPD Partai Hanura se-Indonesia.
Ketua Paguyuban DPD Partai Hanura se-Indonesia Ongen Sangajdi mengecam aksi Chappy Hakim tersebut. Oleh karena itu, dirinya bersama dengan ketua DPD Partai Hanura lainnya akan membawa masalah itu ke jalur hukum.
"Insiden itu telah menurunkan wibawa parlemen dan Partai Hanura. Kami menganggap itu perbuatan yang sangat tidak beretika dari PT Freeport selaku mitra kerja," ujar Ongen dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (11/2).
Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta itu menegaskan, meskipun Chappy membantah tidak ada melakukan pemukulan, namun tetap saja Ongen bersama rekan-rekannya di Partai Hanura tetap menempuh jalur hukum. Sebab hal tersebut sudah masuk ke unsur pidana, yakni perbuatan tidak menyenangkan.
"Ini masuk kategori perbuatan tidak menyenangkan. Maka ada aturan KUHP yang dilanggarnya ditambah UU MD3 yang menjadi payung hukum anggota dewan dalam bekerja," katanya.
Untuk itu, Ongen menegaskan Partai Hanura di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten siap turun ke jalan untuk meminta Chappy bisa diproses aparat kepolisian. "Kalau Chappy pakai cara tidak beretika, kita orang juga bisa kasih pukul. Jangan main-main lah," ungkapnya.
Menurut Ongen, tindakan Chappy terhadap rekan partainya itu merupakan hal yang di luar etika. Apalagi kejadian tersebut terjadi di dalam ruang Gedung DPR. "Apa yang dilakukan Muchtar dalam rangka tugasnya sebagai dewan. Dia dilindungi undang-undang. Freeport sebagai mitra kerja, jelas sudah menyalahi undang-undang," pungkasnya.
Sekadar informasi insiden antara Chappy Hakim dengan Muchtar Tompo berlangsung usai rapat kerja antara Komisi VII DPR dengan perusahaan tambang, salah satunya PT Freeport. Muchtar yang merupakan kader Hanura ini diduga menerima perlakukan tidak menyenangkan dari Chappy. (cr2/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
