
Ilustrasi
JawaPos.com - Kabar duka tengah menyelimuti Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (10/2) kemarin. Dua anggota BPK Kota Raden Hilir tewas karena mobilnya terbalik saat menuju lokasi kebakaran yang terjadi Desa Sungai Awang Kecamatan Lampihong. Peristiwa terbaliknya mobil jenis Kijang pikap tersebut terjadi di daerah Kalintamui Kecamatan Banjang, HSU, Kalsel. Saat itu mengangkut 14 personel.
Dua dari tiga bersaudara yang ikut dalam rescue jago merah gugur karena luka yang cukup serius di bagian kepala. Hipni alias Ipni (34) tahun lebih dulu meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Balangan yang dirujuk ke RS Ulin Kota Banjarmasin. Namun informasi yang didapatkan dari rekanan saat berada di Kabupaten Tapin, Ipni telah menghembuskan napas terakhirnya di perjalanan. Alhasil jenazah langsung dibawa ke rumah duka.
Tak lama berselang keluarga pasangan Rahmani dan Roshida kembali dikejutkan dengan kabar duka. Kakak Ipni, Norhan alias Ohan, yang juga ikut dalam mobil BPK maut tersebut juga meninggal.
“Waktu di jalan ada kerusakan setir dan rem kurang cakram, sehingga mengakibatkan mobil oleng ke kiri dan ke kanan. Anggota jatuh terpental di jalan,” ungkap Jamal, adik korban yang juga ikut dalam rombongan. Jamal baru sadar saat sudah ada di atas kendaraan, ketika semua anggota sudah dilarikan warga ke RS.
Dari pengamatan Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) di lokasi rumah duka di Desa Kota Raden Hilir Rt II sekitar pukul 20.00 Wita, Jalan Brigjen Hasan Basri telah dipadati rekan-rekan BPK. Tidak hanya dari dari dalam kota, bahkan dari Kecamatan Babirik turut hadir melayat ke kediaman.
Ino yang juga mengalami luka-luka dari kejadian tersebut mengaku almarhum selama hidup memang sudah sangat sosial dalam kehidupan sehari-harinya. Ini bukti ramainya orang kekediaman menunjukkan bhakti dua bersaudara yang gugur tersebut. "Kami merasa kehilangan dengan rekan kami. Salam solidaritas BPK Amuntai," sebutnya pada koran ini di lokasi rumah duka. Noor tetangga korban juga mengakui bahwa korban semasa hidup sangat baik.
"Tadi pagi saya masih sempat menegur Ipni di bengkel miliknya. Tak tahu itu pertemuan terakhir," sebut Noor berkaca-kaca dan hadir di rumah duka korban.
Sampai pukul 21.30 masih banyak armada BPK yang berdatangan kerumah korban. Sebagai bentuk solidaritas antar BPK se HSU.(mar/gr/dye/fab/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
