
Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigjend (TNI) M Daniel Chardin bersama Staf Khusus Menteri Pertanian, Mukti Sardjono saat Rakor Koordinasiu Khusus di Banda Aceh.
JawaPos.com - Mewujudkan ketahanan pangan butuh keterlibatan lintas sektor dan sinergitas antar instansi terkait. Termasuk bagaimana melibatkan segenap komponen bangsa . Menurut Kepala Kepala Staf Kodam Iskandar Muda Brigjend (TNI) M Daniel Chardin, pembangunan di sektor pertanian harus berorientasi pada kesejahteraan petani sebagai kunci mengatasi kemiskian.
"Dengan begitu, program pembangunan pertanian bisa meunjukan hasil yang signifikan dalam waktu 3-4 tahun ke depan" jelas dia saat Rapat Koordinasi Program Upsus Pajale (padi, jagung, dan kedelai) I Propinsi Aceh Tahun 2017 di Amel Convention Centre, Banda Aceh.
Brigjend (TNI) M Daniel Chardin juga mengharapkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini dapat dimanfaatkan oleh para penyuluh dan segenap stakeholder pertanian. Dengan kata lain, bekerja lebih cerdas mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam melakukan pendampingan kepada petani.
" Sehingga petani dapat dengan mudah mengakses informasi dalam mendapatkan benih unggul, pupuk yang berkualitas, cara mengatasi hama dan penyakit tanaman. Termasuk mengolah produk pertanian secara langsung dalam upaya menekan para tengkulak dan spekulan permainan harga di lapangan," beber dia.
Chardin merujuk pada data Kementan pertengahan Tahun 2016 yang mencatat angka peningkatan ketahanan pangan Indonesia menjadi 50,6 % (sebelumnya 47,9 %) dan data GFSI yg menempatkan ketahanan pangan Indonesia pada peringkat 71 dunia (dari 113 negara). Ini belum ditambah dengan keberhasilan
Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan, dimana pada tahun 2016 sudah tidak ada lagi impor beras dan impor jagung yang menurun sebesar 66.6 %.
"Semua ini menunjukkan peran serta aktif segenap stake holder pertanian, baik THL-TBPP, Perhiptani, dinas pertanian dan TNI" jelasnya.
Senada, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan, Mukti Sardjono menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pertanian & Perkebunan Propinsi Aceh atas capaian serapan realisasi anggaran Tahun 2016.
Dari total pagu anggaran Tahun 2016 sebesar Rp 261 milyar (anggaran Dirjen Tanaman Pangan) dimana untuk Propinsi Aceh berada di peringkat 6 secara nasional dengan persentase 76,58 %.
"Untuk produksi padi di Propinsi Aceh, terjadi peningkatan produksi sebesar 511 ribu ton pada tahun 2015 atau peringkat 4 nasional dalam peningkatan produksi. Sekalipun memang di tahun 2016 peningkatan produksi tidak meningkat seperti tahun 2015," ujar Mukti yang juga selaku Penanggung jawab Upsus Propinsi DI Aceh ini.
Terkait capaian 2016, Mukti memaparkan ada beberapa penyebabnya. Di antaranya musim tanam Mei-Agustus bertepatan dengan bulan suci ramadan sehingga banyak petani yg enggan ke sawah.
"Ditambah lagi wilayah pantai timur Aceh yang juga mengalami kemunduran musim tanam. Namun untuk tahun 2017, kami yakin dengan peningkatan pertanaman di bulan Desember dan Januari, produksi padi tahun 2017 akan mencapai 2,5 juta ton," ungkap dia.
Dijelaskan Mukti, untuk komoditi Jagung, Provinsi Aceh mengalami peningkatan yang signifikan. Dimana untuk produksi jagung tahun 2016, naik dari 205 ribu ton di tahun 2015 menjadi 316 ribu ton di tahun 2016. "Luas panen juga mengalami peningkatan dari 48 ribu ha di tahun 2015 menjadi 70 ribu ha di tahun 2016,"pungkasnya.(mam/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
